RILIS.ID Situs Berita Politik Indonesia Menyajikan Berita Politik Terkini dan Terbaru Seputar Peristiwa Politik Nasional, Dunia, Daerah, Elektoral, Inspirasi, Bisnis, Muda, Trend dan Ragam

BERITA PILIHAN


RAGAM

Minggu, 14/04/2019 19.05
Malu, Jangan Lagi Buang Sampah ke Laut, Ini Faktanya
Humaniora
Minggu, 14/04/2019 16.49
Ke Kampung Tua, Dang Ike Terpukau Rumah yang Dibangun 1807
Humaniora

KRAKATAU

Sabtu, 19/01/2019 19.32
Pascatsunami, Warga Pulau Sebesi Mulai Beraktivitas

Warga Pulau Sebesi, Lampung Selatan, sudah beraktivitas seperti biasa. Hal ini terlihat saat rilislampung.id melihat langsung kondisi mereka dari udara dengan helikopter milik Kodim 0421/Lamsel, Sabtu, (19/1/2019).

Rumah warga Pulau Sebesi yang rata dengan tanah sudah dibersihkan. Mereka bergotong-royong dibantu oleh personel TNI.

"Di Pulau Sebesi alat berat tidak ada yang masuk lokasi, jadi kami dibantu warga membersihkan puing-puing dengan alat seadanya dan gotong royong,” papar Dandim 0421/Lamsel Letkol Kav Robinson Oktovianus.

Untuk mendatangkan alat berat ke Pulau Sebesi menurut dia, memakan biaya yang cukup besar dan itu pun tidak cukup satu alat berat.

Meski sudah normal, pihaknya tetap menyiagakan anggota Kodim 0421/Lamsel di Pulau Sebesi sampai kondisi benar-benar aman dan tidak adalagi masyarakat yang trauma akibat tsunami.

"Personel kami sekitar 200 orang tetap disiagakan. Artinya petugas yang piket masih ada, sampai tidak dibutuhkan lagi," tambahnya.

Kondisi Gunung Anak Krakatau (GAK) Sabtu (19/1/2019) terlihat tenang. Tidak ada aktivitas semburan abu vulkanik.

"Artinya, kondisi cuaca sudah mulai membaik dan aktivitas GAK juga tidak begitu menghawatirkan," ungkapnya.

Kepala Pos Pantau GAK, Andi Suardi, membenarkan, tidak ada aktivitas letusan atau empasan abu vulkanik yang dikeluarkan GAK.

"Hanya tremor menerus satu sampai sepuluh milimeter dengan aplitudo dominan 2 milimeter. Meski tenang, status kita masih pada level III atau siaga," singkatnya. (*)

 

 


 

Jumat, 04/01/2019 15.24
Letusan GAK Capai 32 Kali Dalam 12 Jam
Krakatau
Kamis, 27/12/2018 16.08
Semburan Abu GAK Capai 15 Km, Pesawat Dilarang Melintas
Krakatau

BISNIS

Jumat, 19/04/2019 20.16
Harga Bawang, Cabai, dan Telur Ayam di B

Sejumlah harga komoditi di pasar mengalami kenaikan harga. Antara lain bawang merah, bawang putih, cabai, dan telur ayam. 

Seperti di Pasar Pasir Gintung. Harga bawang merah dan bawang putih naik sekitar Rp5-8 ribu per kilogram (kg). 

”Sekarang harga bawang merah eceran Rp38 ribu per kilogram. Sebelummya harga Rp25-30 ribu per kilogram,” papar Suparti, pedagang di pasar itu, Jumat (19/4/2019).

Untuk bawang putih sekarang harganya Rp45 ribu dari semula Rp35 ribu per kg.

Selain itu, untuk harga cabai merah setan saat ini di pasaran mencapai Rp40ribu per kg dari Rp15 ribu per kg. 

Sedangkan, cabai merah keriting yang tadinya Rp12 ribu kini Rp18 ribu per kg.

”Sementara, cabai rawit sekarang Rp35 ribu dari Rp25 ribu per kilogram,” jelasnya.  

Kartila, pedagang lainnya mengutarakan hal sama. Menurutnya kenaikan harga yang terjadi saat ini kemungkinan disebabkan susahnya mendapat barang dari petani.

Pedagang biasanya mendapat pasokan dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Namun sudah seminggu belakang, kiriman barang lebih sedikit dibanding permintaan.

”Saya beli dari eceran terus dijual lagi. Bawang merah saya jual Rp40 ribu per kilogram. Sebelumnya Rp35 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Untuk bawang putih ia jual Rp48 ribu dari semula Rp24 ribu per kg.

Pantauan di Pasar Smep, harga bawang merah dan bawang putih juga naik.  
Bawang merah Rp42 ribu per kg dari Rp35ribu per kg. Bawang putih Rp45 ribu dari semula Rp42 ribu per kg.

”Sedangkan telur ayam boiler Rp24 ribu yang tadinya Rp21 ribu per kilogram,” jelas Desi, pemilik Toko Hi. Yatimin di Pasar Smep. 

Dia menerangkan kenaikan harga kemungkinan dipicu cuaca buruk yang saat ini sedang terjadi di daerah Brebes.

”Kalau hujan terus kan petani di sana jadi gagal panen. Makanya harga sekarang naik,” tuturnya. (*)





2019 | WWW.RILIS.ID