RILIS.ID Situs Berita Politik Indonesia Menyajikan Berita Politik Terkini dan Terbaru Seputar Peristiwa Politik Nasional, Dunia, Daerah, Elektoral, Inspirasi, Bisnis, Muda, Trend dan Ragam

BERITA PILIHAN

Senin, 17/02/2020 10.14
Anak Benjol Habis Jatuh, Ini Penanganan Pertamanya
Anak yang baru bisa berjalan biasanya kerap mengalami yang namanya terjatuh. Hal ini dikarenakan si kecil belum mampu menyeimbangkan tubuhnya ketika berjalan.  Ketika anak terjatuh tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua. Terlebih ketika muncul luka atau benjol. Benjol biasanya muncul di sekitar kepala atau dahi. Bisa karena waktu si anak jatuh, kepalanya terbentur lantai atau bahkan karena terbentuk meja atau kursi. Menangis biasanya menjadi reaksi anak pertama kali dikarenakan rasa sakit dan kaget. Namun baiknya orang tua jangan panik ketika ternyata ada benjol di bagian kepala akibat benturan. Munculnya benjol dikarenakan ada luka di pembuluh darah di dalam namun tidak membahayakan. Darah yang keluar karena tidak bisa melewati kulit maka akan mengumpul di satu bagian sehingga menimbulkan seperti benjolan. Benjol pasca anak jatuh biasanya akan mengempis sendiri selama beberapa hari kemudian. Namun untuk penanganannya maka simak berikut ini.  Cara pertama yang perlu dilakukan yakni dengan menggendong si anak untuk kemudian ditenangkan. Apabila bayi masih menyusu, maka susui bayi segera mungkin guna menenangkan si anak.  Lalu ketika sudah tenang, anda bisa bersihkan luka jika memang ada. Bersihkan dengan kapas atau tisu yang dibasahin dengan air secara perlahan. Atau bisa juga menggunakan kassa yang dibubuhi alkohol. Setelah itu untuk mengempeskan benjolannya, anda bisa gunakan air es untuk mengompres. Gunakan es batu yang dibungkus kain lalu tempelkan perlahan ke bagian yang benjol. Bisa juga dengan es batu diceburkan ke air sampai dingin lalu rendam kain dan kompreskan.  Kompres selama kurang lebih 10 menit lalu celupkan lagi ke air dingin dan kompres ulang. Ulangi sampai tiga sampai empat kali. Jika dirasa ada yang tidak normal dengan si anak pasca jatuh seperti demam, muntah, kejang-kejang atau kesulitan bernapas maka segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan.       


KRAKATAU

Rabu, 30/10/2019 20.21
Bersejarah, Lampu Mercusuar ’Korban’ Krakatau Pindah ke Pemkot

Wali Kota Bandarlampung Herman HN bakal memindahkan salah satu benda bersejarah. Yakni lampu mercusuar yang terhempas akibat letusan Gunung Krakatau 1883 silam.

Rencananya pemindahan tersebut dilakukan Kamis pagi (31/10/2019) besok.

Herman datang langsung meninjau benda yang menjadi saksi hidup dari kedahsyatan letusan Krakatau saat itu.

Lampu mercusuar tersebut terletak di belakang Musala Nurul Iman di Jalan WR Supratman Gang Kemas Suara RT 11 LK III, Gedungpakuon, Telukbetung Selatan.

”Nanti kita pindahkan ke kantor wali kota. Kalau di sini kan nggak ada yang melihat. Tadi saya lihat bawahnya sudah hancur karena kena air terus. Tapi nggak apa-apa nanti dibagusin,” kata Herman.

Ia mengungkapkan, setelah dipindahkan ke kantor Pemerintah Kota Bandarlampung, lokasi awal penemuan lampu mercusuar akan dibuatkan prasasti.

”Ini asli dan milik negara. Prasasti bertuliskan bahwa benda tersebut pernah ada di situ. Jadi akan diingat terus,” ungkapnya. 

Camat Telukbetung Selatan, Ichwan Adji Wibowo, mengatakan pada awalnya wali kota memerintahkan camat untuk melacak keberadaan barang peninggalan peristiwa meletusnya Gunung Krakatau 1883 silam.

Setelah ditelisik oleh lurah dan menelusuri cerita para orang tua, benda tersebut memang ’korban’ dari gempa dan tsunami dari gunung berapi paling berbahaya di dunia tersebut.

”Dan sejak awal lampu mercusuar itu ada di sana, tidak pernah dipindahkan. Cerita dari mulut ke mulut sudah banyak yang berusaha memindahkannya, tapi tidak pernah berhasil,” paparnya.

Dia berharap mudah-mudahan dengan inisiatif dari Wali Kota benda itu bisa terangkat.

Ichwan mengungkapkan, proses pemindahan akan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum. Pemindahan tersebut membutuhkan banyak peralatan dan akan menggunakan mobil truk untuk mengangkatnya.

”Besok tembok milik gudang sebelah akan dibongkar karena letaknya yang terlalu sempit dan susah diakses. Setelah dipindahkan langsung dibawa ke kantor wali kota untuk dijadikan monumen,” pungkasnya. (*)

 

Senin, 02/09/2019 21.50
Ditolak Warga, Kapal Penambang Pasir Gunung Anak Krakatau Sandar di Bakauheni
Krakatau
Kamis, 27/06/2019 21.24
FK Digelar Agustus, Peserta Dilarang Mendekati Krakatau
Krakatau

BISNIS

Senin, 10/02/2020 17.55
Bank Lampung Optimistis Masuk BUKU II di

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung atau Bank Lampung optimistis mendapatkan modal inti mencapai Rp1  triliun lebih dan masuk Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II pada tahun ini.

Pada tahun lalu, modal inti Bank Lampung Rp697 miliar atau naik sebesar 5,35 persen dibandingkan tahun 2018 Rp661 miliar (year on year/yoy). Bank pelat merah ini masih dalam kategori BUKU I.

Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni mengungkapkan penambahan modal inti pada tahun ini bersumber dari modal setor pemerintah kabupaten dan kota se-Lampung sebesar Rp54 miliar.

Kemudian deviden Rp9,9 miliar, kelebihan cadangan bertujuan Rp160 miliar, cadangan umum Rp150 miliar, dan aset kantor Bukopin Rp14 miliar.

“Melakukan revaluasi aset yang sudah ada sejak tahun 1981, penambahan modal dari mitra strategis, hasil usaha dan reinvestasi. Kita optimis bisa BUKU II tahun ini,” kata Eria kepada awak media di Ruang Serbaguna lantai 4 Kantor Pusat Bank Lampung, Senin (10/2/2020).

Eria juga berkeyakinan masuknya Sekprov Lampung Fahrizal Darminto sebagai Komisaris Utama Bank Lampung makin memperkuat modal setor dari pemerintah kabupaten dan kota.

Saat ini, tahapan fit and proper test calon komisaris utama sedang menunggu jadwal Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Termasuk dua direksi yang masih kosong, yakni Direktur Kepatuhan dan Direktur Operasional.

“Kami mohon dukungannya agar OJK mempercepat prosesnya. Karena ini sudah lama terjadi kekosongan,” ujar Eria.

Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin Hasboena menyatakan hal senada. Menurutnya, target modal inti sebesar Rp1 triliun bukan tanpa dasar.

“Kita tahun ini optimis melampaui Rp1 triliun,” tambahnya.

Sementara Komisaris Independen Bank Lampung Zaidirina berharap keberadaan Sekprov Lampung sebagai komisaris utama bisa merealisasikan target tahun ini.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa masuk BUKU II,” ucapnya. (*)





2019 | WWW.RILIS.ID