Dishub Survei Jalan Menuju Observatorium di Tahura - RILIS.ID
Dishub Survei Jalan Menuju Observatorium di Tahura
[email protected]
Rabu | 03/10/2018 17.17 WIB
Dishub Survei Jalan Menuju Observatorium di Tahura
Dishub melakukan survei persiapan jalan menuju puncak lokasi observatorium. FOTO: Humas Dishub Lampung

RILIS.ID, Bandarlampung – Groundbengking (peletakan batu pertama) Observatorium (teropong bintang) Astronomi ltera Lampung (OAIL) di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung akan dilakukan pada 19 Oktober 2018 .

Pemprov Lampung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan survei persiapan jalan menuju puncak lokasi observatorium yang akan dibangun.

Kepala seksi sarana dan prasarana Dishub Lampung Adi Prasetyo menjelaskan, survei ini juga sebagai persiapan Pemprov Lampung dalam memantapkan Penyelenggaraan Internasional Conference South East Asia Astronomy Network (SEAAN) atau Konferensi Internasional Jaringan Astronom Se-Asia Tenggara ke-10 di Provinsi Lampung pada 19-20 Oktober 2018 .

“Jangan sampai penyelenggara acara tersebut terganggu dengan sarana dan prasarana jalan menuju lokasi puncak lokasi observatorium belum bisa dilintasi kendaraan Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo bersama tamu yang hadir," ujarnya, kepada rilislampung.id, Rabu (3/10/2018).

Saat dilakukan survei, kondisi jalan bisa dilintasi sampai titik lokasi yang akan dilakukan groundbengking dengan menggunakan kendaraan roda empat, walaupun belum 100 persen jalan diperbaiki. "Pada hari H jalan sudah bisa dilintasi," tambah dia.

Sebelumnya, Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, membenarkan pada 19-20 Oktober 2018 diadakan konferensi internasional SEAAN di Provinsi Lampung.

”Tepatnya di observatorium sekaligus dilakukan groundbreaking (peletakan batu pertama)," ucapnya.

Observatorium Lampung nantinya menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Bisa digunakan untuk memantau gerhana, hilal, dan benda-benda langit.

Pembangunan jalan menuju observatoriun ditargetkan selesai akhir tahun ini. Sehingga akan dilanjutkan pembangunan 5 gedung observatorium yang juga ditargetkan selesai tahun 2022. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID