Gubernur Minta Dishub Koordinasikan Pergub Angkutan Muatan - RILIS.ID
Gubernur Minta Dishub Koordinasikan Pergub Angkutan Muatan
Bayumi Adinata
Jumat | 30/11/2018 19.16 WIB
Gubernur Minta Dishub Koordinasikan Pergub Angkutan Muatan
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo meminta Dinas Perhubungan Lampung (Dishub) melakukan koordinasi dengan Dewan Lalulintas dan Polda Lampung, terkait penyusunan Pergub Angkutan Muatan. 

“Ini harus dikoordinasikan dulu, setelah sepakat barulah nantinya diusulkan oleh Dishub," ujar gubernur usai menghadiri rapat pendatanganan hibah lahan di ruang rapat Gubernur Lampung, Jumat (30/11/2018).

Sementara itu, Kepala Dishub Lampung Qodratul Ikhwan mengatakan Pergub ini nantinya mengatur angkutan barang khusus.

“Jadi semua angkutan yang mengangkut barang yang sifatnya khusus baik padat maupun cair maka akan kita tentukan," ujarnya. 

Pihaknya akan mewacanakan ancaman atau sanksi perdata ke dalam Pergub, yakni baik denda atau pencabutan STNK. "Saya menyoroti di masalah sanksi, karena tidak boleh sanksi pidana. Nanti ketika dicabut STNKnya, dia akan kena tilang karena nggak ada STNK. Kemudian kalau mengurus STNK lagi, kan justru menjadi pemasukan buat Pemda supaya ada efek jera," paparnya. 

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Lampung Imer Darius menjelaskan Peraturan UU Minerba No 4 tahun 2009 dan PP Nomor 23 tahun 2010, tertulis bahwa angkutan tambang  batubara tidak boleh melintas di jalan umum atau harus melalui jalan khusus. 

"Sudah jelas bahwa angkutan batubara hanya boleh melewati jalur khusus atau jalur tambang,  tidak boleh melewati jalur umum," kata dia saat dihubungi.

Menurutnya, komitmen negara melalui UU Minerba tersebut harusnya diimplementasikan oleh kepolisian,  melalui Ditlantas Polda Lampung. 

"Ini hanya komitmen penegakan hukum di jalan raya saja, nah itu ada di kepolisian, nggak perlu instruksi, jalankan saja. Begitu angkutan batubara lewat di jalan umum itu melanggar UU Minerba, dan ada sanksinya," paparnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID