Hampir Setahun, Jembatan Desa Penghubung antara Kampung Ramayana dan Rejo Sari terputus - RILIS.ID
Hampir Setahun, Jembatan Desa Penghubung antara Kampung Ramayana dan Rejo Sari terputus
kontributor kontributor
Rilis.id
Sabtu, 2019/06/22 13.51

RILIS.ID, ; RILIS.ID, Lampung Tengah – Hampir setahun, jembatan desa penghubung antara Kampung Ramayana di Kecamatan Seputihraman dan Kampung Rejosari di Kecamatan Seputihmataram, Lampung Tengah (Lamteng) yang terputus, belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki. 

Ketut Adyana, warga Seputihmataram mengeluhkan belum adanya perbaikan yang dilakukan oleh pemkab setempat terhadap jembatan penghubung antar desa tersebut. 

"Ini masih swadaya masyarakat aja (perbaikan jembatan) kalo dari pemda belum ada mas sampai sekarang," ujar Ketut kepada Rilislampung.id, Jum'at (21/6/2019).
Ketut juga mengeluhkan terkendala dalam mengirim barang, karena jembatan darurat yang dibuat oleh masyarakat hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua sehingga kerja dua kali.


"Kami kesusahan mas kalo mau ngirim barang ke desa sebelah, harus diunjal lagi dengan kendaraan lain," keluhnya. 
"Ya harap kami pak bupati untuk meninjau kelokasi dan segera memperbaikinya,” lanjut Ketut. 


Jembatan ini sebelumnya sudah mulai mengalami kerusakan pada awal tahun 2018 lalu dan pada bulan Februari lalu jembatan ini putus total karena intensitas hujan yang tinggi didaerah tersebut. 


Sementara itu, Saat dihubungi oleh Rilislampung.id terkait masalah tersebut, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto segera menjadwalkan untuk meninjau lokasi dan akan melakukan Gotong Royong.
"Saya masih di Kemendikbud, nanti kita jadwalkan ya," singkatnya melalui pesan Whatsapp pribadinya. 
Diketahui hari ini Loekman sedang berada di Jakarta. Loekman dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, Muhajir Effendy.
"Saya mau bertemu dengan Mendikbud dalam rangka mencari bantuan untuk kemajuan pendidikan di Lamteng yang kita cintai ini mas," pungkasnya.(*)



Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID