Herman HN Persoalkan Dana dan Laporan Kampanye Arinal-Nunik - RILIS.ID

Herman HN Persoalkan Dana dan Laporan Kampanye Arinal-Nunik
El Shinta
Kamis, 2018/07/12 21.22
Herman HN Persoalkan Dana dan Laporan Kampanye Arinal-Nunik
Cagub nomor urut 2 Herman HN menunjukkan laporan kampanye, Kamis (12/7/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, akhirnya angkat suara terkait dugaan kecurangan yang terjadi selama kontestasi Pilgub Lampung beberapa waktu lalu.

Cagub nomor urut dua itu membeberkan sejumlah fakta terkait dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan calon nomor urut tiga, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik).

Herman menyinggung banyaknya jumlah laporan kampanye Arinal-Nunik yang mencapai 1.836 kegiatan sejak 15 Februari sampai 23 Juni.

Sementara paslon lainnya hanya hitungan ratusan kali. Paslon nomor urut 1 Ridho-Bachtiar 447 kali, Herman HN-Sutono 330 kali, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 182 kali.

“Ini pembohongan. Dana yang dilaporkan Arinal ke KPU di bawah saya, yaitu Rp9,044 miliar, sedangkan saya Rp9,844 miliar,” kata Herman saat konferensi press di kediaman pribadinya, Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Kamis (12/7/2018).

“(Arinal-Nunik) Dia melakukan 1.697 pertemuan dengan dana segitu, sedangkan saya hanya 330 kali. Saya minta kepada aparat ini dicek. Termasuk Bawaslu dan KPU agar pemilihan gubernur di Provinsi Lampung ini transparan,” sambungnya.

Herman juga menyesalkan sikap tutup mata aparat terkait maraknya temuan money politics di Pilgub Lampung. Ia menilai ada pembiaran oleh aparat penegak hukum.

“Money politik ini harus dicek kebenarannya, sudah menjadi sebuah pasar di Lampung, bukan dari rumah ke rumah lagi. Tanggal 25,26, dan 27 jadi minggu tenang dan harusnya diawasi aparat Bawaslu dan kepolisian, tapi menjadi pembiaran semua,” sesalnya.

Menurut Herman, pembiaran ini akan merusak proses demokrasi di Indonesia. Karenanya, ia meminta seluruh aparat, mulai pengawas hingga aparat penegak hukum untuk mengecek semua dana kampanye di Provinsi Lampung.

“Saya enggak bilang lah bentuk apa yang diberikan, tapi dicek semua. Kita transparan agar kita benar-benar pemimpin yang terpilih untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Arinal-Nunik, Tony Eka Chandra, belum berhasil dihubungi melalui telepon genggamnya. Pesan aplikasi WhatsApp media ini juga tidak dibalas. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)