Kepala BPKAD Lampung Tengah Akui Terima Rp100 Juta - RILIS.ID
Kepala BPKAD Lampung Tengah Akui Terima Rp100 Juta
Rilis.id
Kamis, 2018/05/17 23.35
Kepala BPKAD Lampung Tengah Akui Terima Rp100 Juta
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta – Persidangan kasus dugaan suap Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) dengan terdakwa Mustafa kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Selain mendengarkan rekaman percakapan, jaksa KPK menghadirkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lamteng Madani sebagai saksi. (Baca: Misteri "Bos Besar" dan "Eksekusi" dalam Persidangan Mustafa)

Jaksa bertanya seputar uang suap yang didakwakan kepada terdakwa Mustafa sebesar Rp9,6 miliar untuk memuluskan rencana Pemkab Lamteng meminjam dana sebesar Rp300 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) pada tahun anggaran 2018.

“Iya, saya terima Rp100 juta untuk operasional. Saya terima di rumah," kata Madani kepada jaksa KPK seperti dilansir Rilis.id.

Uang tersebut, masih kata Madani, sudah digunakan untuk membiayai kegiatan operasional, seperti transportasi dan penginapan. Ia mengaku tak tahu-menahu asal-usul uang itu.

Namun, ia menyampaikan bahwa uang tersebut telah diserahkan ke KPK. Ia juga membenarkan adanya pertemuan di sebuah hotel di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.

Pertemuan itu dihadiri Bupati Lamteng nonaktif Mustafa, Sekretaris DPRD Syamsi Roli, dan sejumlah anggota Dewan.

Menurut Madani, Mustafa meminta agar para anggota DPRD membantu persetujuan peminjaman uang oleh Pemkab Lamteng kepada PT SMI.

“Pada saat itu hanya kongkow-kongkow biasa. Pak Bupati minta dukungan. Bahasanya yang saya dengar seperti itu," ujarnya.

Diketahui, Mustafa didakwa menyuap sejumlah anggota DPRD Lamteng sebesar Rp9,6 miliar. Penyuapan dilakukan bersama-sama Kepala Dinas Bina Marga Taufik Rahman.

Sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah periode 2014-2019 yang disebut menerima suap yakni, J. Natalis Sinaga (Wakil Ketua/PDIP), Rusliyanto (PDIP), Achmad Junaidi Sunardi (Ketua DPRD/Golkar), Raden Zugiri (Ketua Fraksi PDIP). Kemudian, Bunyana (Ketua Fraksi Golkar) dan Zainuddin (Ketua Fraksi Gerindra).

Pemberian uang tersebut bertujuan agar anggota DPRD memberikan persetujuan terhadap rencana pinjaman daerah Kabupaten Lamteng kepada PT SMI sebesar Rp300 miliar. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)