Lantik Pejabat Baru, Arinal Minta Anak Buahnya Hindari Pungli - RILIS.ID
Lantik Pejabat Baru, Arinal Minta Anak Buahnya Hindari Pungli
Bayumi Adinata
Kamis | 12/09/2019 18.06 WIB
Lantik Pejabat Baru, Arinal Minta Anak Buahnya Hindari Pungli
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik 587 pejabat Pemprov di Balai Keratun, Kamis (12/9/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebutkan mutasi dan promosi merupakan hal yang biasa dalam karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

“ASN harus siap ditugaskan di mana saja, yang penting terus belajar, berintegritas dan kompeten,” ujar katanya usai melantik sekaligus mengukuhkan 587 pejabat administrator dan pengawas di Balai Keratun, Kamis (12/9/2019).

Arinal berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia juga menginstruksikan anak buahnya segera memahami tugas, pokok dan fungsi serta membangun komunikasi dan kekompakan.

“Bekerjalah dengan baik dan penuh tanggung jawab, sehingga akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Pejabat yang dilantik juga diminta untuk dapat menyesuaikan program kerja dengan visi-misi dan 33 janji kerja Arinal-Nunik.

Tidak hanya itu, Arinal juga meminta ASN menghindari tindakan yang dapat menimbulkan permasalahan hukum, seperti pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan aset.

“Segera bekerja guna percepatan pelaksanaan program di tahun 2019 dan segera siapkan program untuk tahun 2020,” pintanya.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menambahkan agar seluruh pejabat memahami seluruh 33 janji kerja, sehingga tahun depan dapat terealisasi.

“Seluruh pejabat yang baru dilantik harus memahami seluruh janji kerja untuk dituangkan dalam program. Program APBD 2020 harus ada inovasi, jangan yang itu-itu aja,” ucapnya.

Pelantikan dan pengukuhan 587 pejabat eselon III-IV ini berdasarkan SK Gubernur Lampung bernomor 821.23/872/VI.04/2019; 821.23/873/IV.04/2019; 821.23/874/VI.04/2019 dan 821.23/875/VI.04/2019.

Ke-587 pejabat itu terdiri dari 180 pejabat administrator, di mana 129 dalam rangka penataan dan 51 orang dikukuhkan.

Sementara pejabat pengawas sebanyak 407 pejabat, di mana 222 dalam rangka penataan dan 185 dikukuhkan. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID