Majelis Kehormatan IDI Sidangkan Kasus Dugaan Malapraktik di RS Asy-Syifa - RILIS.ID
Majelis Kehormatan IDI Sidangkan Kasus Dugaan Malapraktik di RS Asy-Syifa
Joni Efriadi
Kamis | 12/09/2019 18.28 WIB
Majelis Kehormatan IDI Sidangkan Kasus Dugaan Malapraktik di RS Asy-Syifa
Septina usai menjalani sidang yang digelar MKEK di RSUD Tubaba, Kamis (12/9/2019). FOTO: IST

RILIS.ID, Tulangbawang Barat – Respon Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulangbawang Barat terhadap kasus dugaan malapraktik yang dialami Septina (25), warga Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat (Tubaba), saat menjalani operasi sesar di Rumah Sakit Asy-Syifa Medika, patut diacungi jempol.

Melalui Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Indonesia, IDI mulai menyidangkan perkara yang diduga melibatkan oknum dokter di RS Asy-Syifa.

Sidang etik menghadirkan saksi korban di lantai 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba, Kamis (12/9/2019). Baca: Kain Tertinggal di Perut, Oknum di RS Asy-Syifa Dipolisikan

Sebelumnya, korban melalui kuasa hukumnya Law Firm Osep Doddy dan Partners telah melaporkan kasus tersebut kepada IDI Wilayah Lampung.

“Ya, tadi klien kami (Septina) dipanggil dimintai keterangan kronologis dari awal mereka datang ke RS Asy-Syifa Tubaba hingga ditemukannya kain kasa oleh tenaga medis poned Panaragan Jaya," kata pengacara Septina, Alfian.

Alfian berharap MKEK dapat bekerja secara profesional dan netral dalam menyikapi persoalan yang dialami kliennya.

Apalagi menurutnya, oknum dokter di RS Asy-Syifa diduga melakukan kelalaian dalam melakukan tindakan medis hingga membahayakan nyawa pasien.

"Ini kan soal kemanusiaan, taruhannya nyawa, karena dengan ditemukannya benda asing di dalam tubuh manusia sangat berbahaya dan bisa saja merenggut korban jiwa. Kita berharap MKEK dapat bekerja secara profesional dan netral dalam menyikapi persoalan ini," tegasnya.

Ia juga memberikan dukungan penuh terhadap penyidik Satreskrim Polres Tulangbawang untuk mengungkap perkara tersebut secara tuntas dan transparan.

"Yang jelas kita mensupport penyidik agar dapat menyelesaikan perkara ini sampai tuntas. Apalagi ini kan sudah ada aduan dari masyarakat sebagai korban. Jadi diharapkan penyidik dapat bekerja secara profesional dan netral," katanya.

Sayangnya, Ketua IDI Cabang Tulangbawang Barat Edi Winarso belum berhasil dimintai keterangan terkait sidang MKEK. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID