Membanggakan, Desainer Lampung Ida Giriz Diundang Tampil di Bratislava Fashion Week - RILIS.ID
Membanggakan, Desainer Lampung Ida Giriz Diundang Tampil di Bratislava Fashion Week
Segan Simanjuntak
Jumat | 13/09/2019 19.40 WIB
Membanggakan, Desainer Lampung Ida Giriz Diundang Tampil di Bratislava Fashion Week
Ida Giriz (barisan kedua) akan tampil bersama lima desainer terbaik Indonesia di Bratislava Fashion Week di Slowakia, pada 17 September. FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Desainer Lampung Ida Giriz diundang tampil dalam ajang Bratislava Fashion Week di Slowakia, pada 17 September 2019 mendatang.

Selain Ida Giriz, Indonesia juga mengirimkan lima desainer dalam pagelaran busana tersebut. Di antaranya Rudy Chandra dengan menampilkan Batik Parang Jawa Barat, Malik Moestaram (Batik Modern Jawa Barat), Ariey Arka (Ulos Tapanuli Utara), Mardan (Batik Organik Aceh) dan Nita Seno Adjie (Beautiful Sumba).

Keenam desainer Indonesia tersebut juga akan tampil pada peragaan busana di Beograd, Serbia, pada 20 September mendatang.

Ida Giriz mengatakan dirinya akan mengusung tema Muli (Perempuan) Lampung dengan menampilkan sepuluh busana berbahan baku Tapis, renda dan tenun.

“Pada Bratislava Fashion Week, kami akan membawa bendera Indonesia. Saya sendiri mewakili Lampung,” katanya kepada Rilislampung.id, Jumat (13/9/2019).

Pada kesempatan tersebut, Ida akan mempromosikan Tapis Lampung di kancah internasional. Karena menurutnya, Tapis merupakan karya seni yang tergolong indah karena berbahan baku kain tenun.

“Kalau kain tenun ada di daerah-daerah lain, namun Tapis hanya ada di Lampung. Tapis dahulu kala digunakan pada saat resepsi anak-anak raja dan pesta adat,” ujarnya.

Sesuai dengan perkembangan zaman, lanjut Ida, banyak yang sudah menggunakan Tapis menjadi pakaian sehari-hari dan pesta pernikahan. Tidak melulu hanya dipakai saat pesta adat.

“Dan saya mencoba merubah kain Tapis yang keras menjadi lembut, enak digunakan, menjadi sebuah gaun yang layak dan nyaman serta elegan ketika digunakan pada saat party maupun acara pernikahan,” terangnya.

Di Bratislava, Ida berencana menampilkan sepuluh gaun untuk party berbahan baku Tapis dan tenun.

“Namun, saya tidak pakai manik-manik karena melihat tempat dan kegemaran daripada warga di Eropa yang terkenal simpel dan enak digunakan,” tuturnya.

Sedangkan di Serbia, Ida akan memperagakan tujuh busana dengan motif berbeda-beda.

“Harapannya, busana Tapis Lampung tidak hanya dikenal di negara-negara Asean, tapi juga dikenal dan berkibar di Eropa. Mohon doanya ya, terima kasih,” pungkasnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID