Miliki Potensi Listrik 495 MW, TNNBS Bakal Dieksplorasi - RILIS.ID
Miliki Potensi Listrik 495 MW, TNNBS Bakal Dieksplorasi
Bayumi Adinata
Sabtu | 14/09/2019 12.39 WIB
Miliki Potensi Listrik 495 MW, TNNBS Bakal Dieksplorasi
Manager Policy Government Public Affairs and Security (PGPAS) Star Energy Geothermal Iwan Azof saat memberikan keterangan usai bertemu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi./FOTO BAYUMI ADINATA/RILISLAMPUNG.ID

RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – Ketenangan hewan dan pepohonan yang ada di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) bakal terganggu. Itu jika rencana pembangunan sumber energi panas bumi di kawasan hutan konservasi tersebut direalisasikan.

Sebab, dari hasil pertemuan Manager Policy Government Public Affairs and Security (PGPAS) Star Energy Geothermal Iwan Azof dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus di ruang utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (13/9/2019), ada rencana untuk membangun sumber energi listrik di sana.

Menurut Azof, di TNBBS ada sumber energi yang dapat menghasilkan listrik sebesar 495 Megawatt. Saat ini, pihaknya masih mengurus dan mencoba mendapatkan perizinan untuk melakukannya.

”Kita sudah melakukan pengecekan di TNBBS dan meminta Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pengembangan energi panas bumi yang menghasilkan listrik untuk Lampung,” kata dia.

Dia menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah apa yang harus dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut.

”Pak Gubernur Lampung berencana pada 24 September mengecek lokasi di sana,” ucapnya.

Sementara, Arinal mengatakan, sumber daya alam dalam bentuk geothermal memang ada di TNBBS Lampung Barat. Namun, untuk pemanfaatannya tidak mudah dilakukan lantaran masih banyak tahapan proses yang harus dilakukan.

”Bagaimanapun juga kita harus memanfaatkan energi yang memang tingkat polusinya kecil. Sedangkan potensi energi di sana cukup besar, sekitar 495 Megawatt,” jelasnya.

Menurut dia, ini bisa memberikan solusi didalam pemenuhan kebutuhan listrik di Lampung yang masih kekurangan daya listrik sebesar 500 megawatt.

”Jadi di Lambar punya potensi. Bagaimana ini bisa menjadi solusi kita dalam memanfaatkan energi listrik sepanjang tidak menyalahi aturan menuju kesejahteraan masyarakat Lampung, khususnya di Lambar,” paparnya.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID