Pasca Terbakar, Mapolres Lamsel Mulai Dibangun di Eks Dishub - RILIS.ID
Pasca Terbakar, Mapolres Lamsel Mulai Dibangun di Eks Dishub

Rabu | 03/07/2019 18.56 WIB
Pasca Terbakar, Mapolres Lamsel Mulai Dibangun di Eks Dishub
Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Lamsel, Rabu (3/7/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M.Amir Syaripudin

RILIS.ID, Lampung Selatan – Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (3/7/2019).

Perlu diketahui, sejak Mapolres Lamsel terbakar pada 2 Mei 2019, Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto menghibahkan lahan eks Dinas Perhubungan (Dishub) seluas 2,4 hektare untuk pembangunan Mapolres. Untuk membangunnya, menggunakan dana hibah dari Mayapada Group sebesar Rp20 miliar. 

Purwadi bersyukur pembangunan Mapolres Lamsel cepat terlaksana. Baik status tanahnya yang sudah memiliki sertifikat, anggaran yang sudah ada, sehingga pembangunan harus cepat selesai. 

"Cepatnya proses status tanah dan mulai pembangunan ini, salah satu bentuk kemitraan tokoh adat dan Forkopimda. Saya sangat salut dengan kebersamaan ini," ungkapnya. 

Menurutnya, Mapolres yang akan dibangun ini, menggunakan lahan 2,4 hektare dengan anggaran Rp20 miliar. Gedungnya akan dibangun 3 lantai dan lokasinya persis dipinggir jalan. 

"Kalau Mapolres yang lama kan memiliki luas 8000 meter, dibangun tahun 1972. Nah, kalau sekarang ini aksesnya lebih mudah, karena dipinggir jalan lintas. Saya berharap, polres Lamsel terus melayani masyarakat," ucapnya. 

Sementara, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto menjelaskan, sejak terbakarnya gedung Mapolres Lamsel, pihaknya segera mencari solusi untuk memindahkan Mapolres Lamsel.

Dikarenakan ada lahan eks Dishub yang tidak terpakai, dirinya menyarankan kepada Kapolres untuk membangun Mapolres di lahan tersebut. 

"Setelah disetujui, saya langsung menghibahkan lahan itu ke Mapolres, hari ini saya serahkan sertifikat hak milik lahan untuk Mapolres Lamsel,"pungkasnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID