Polisi Beberkan Pemicu Ibu Bunuh Dua Anak Kandung - RILIS.ID
Polisi Beberkan Pemicu Ibu Bunuh Dua Anak Kandung
Muhammad Iqbal
Senin | 16/07/2018 15.30 WIB
Polisi Beberkan Pemicu Ibu Bunuh Dua Anak Kandung
Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi memberikan keterangan kepada wartawan mengenai penyebab ibu bunuh 2 anak kandung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M Iqbal

RILIS.ID, Pesawaran – Polres Pesawaran melakukan penyidikan kasus pembunuhan yang dilakukan ibu terhadap dua anak kandungnya yang terjadi di Dusun Masgar (Kelapa dua) Desa Kotaagung Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. (baca juga: Kejam, Ibu di Pesawaran Bunuh Dua Anak Kandungnya)

Hasilnya, menurut Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi, pembunuhan keji yang dilakukan Darmian Sihite (38) terhadap Robin Nicolas Manurung (8) dan Marcel Rafel Menurung (3) itu, dipicu faktor ekonomi dan kondisi kesehatan tersangka. 

“Tersangka punya riwayat sakit maag kronis yang sudah cukup lama. Mereka ini tergolong bukan keluarga berada, jadi biaya berobat itu enggak sedikit. Timbullah fikiran dari tersangka, jika dirinya mati anak-anaknya tidak akan terurus. Akhirnya dia nekat melakukan aksi kejam itu,” katanya di Mapolres Pesawaran, Senin (16/7/2018).

Saat ini tersangka tengah menjalani perawatan medis di RSUD Abdul Moeloek Kota Bandarlampung. Sebab setelah melakukan aksi kejamnya tersebut, ia berusaha mengakhiri hidupnya sendiri. 

“Tersangka mengalami 6 tusukan saat upaya bunuh diri setelah menghabisi kedua anaknya itu,” ujarnya. 

Sementara untuk saat ini Polres Pesawaran masih melakukan penyidikan lebih lanjut dengan menggali keterangan terhadap saksi-saksi yang lain. 

“Baru keterangan saksi dari suami tersangka, tapi kita masih menggali keterangan saksi dari para tetangga,” jelasnya. 

Disinggung pada bagian tubuh mana saja kedua korban yang mengalami luka, Syaiful belum dapat membeberkan secara rinci. 

“Itu nanti nunggu hasil outopsinya. Jenazah diberangkatkan ke Sumatera Utara untuk pemakaman di sana. Yang pasti ada luka pada bagian perut dan ulu hati,” pungkasnya. 

Selanjutnya setelah tersangka dirasa cukup menjalani perawatan medis, pihak Polres Pesawaran akan melakukan tes kejiwaan terhadap tersangka. 

“Nanti setelah dia sembuh, akan kita lakukan test kejiwaan, yang pasti untuk saat ini tersangka telah mengakui dirinya melakukan pembunuhan itu. Kalau keterangan dari para tetangga dan suaminya, tersangka beberapa waktu ini memang sering melamun,” tutupnya. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID