Wow! Malam Amal untuk Sulteng Raup Dana Rp1,7 Miliar - RILIS.ID
Wow! Malam Amal untuk Sulteng Raup Dana Rp1,7 Miliar
El Shinta
Kamis | 18/10/2018 05.18 WIB
Wow! Malam Amal untuk Sulteng Raup Dana Rp1,7 Miliar
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto melihat lukisan yang dilelang di Paradise Hall, Novotel, Rabu (17/10/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Gelaran malam seni dan amal Lampung peduli Palu dan Donggala sukses besar. Kegiatan lelang lukisan tersebut meraup dana hingga Rp1,7 miliar. 

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam lelang lukisan ini.

Dia mengaku awalnya tidak paham dengan tujuan kegiatan yang merupakan ide Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto dan Wagub Bachtiar Basri. Tapi saya diyakinkan hingga akhirnya mengiyakan.

”Ternyata, hasilnya sangat bagus, bisa terkumpul jumlah yang cukup besar," kata Ridho usai menghadiri lelang lukisan yang digelar di Paradise Hall Novotel Hotel Lampung, Rabu (17/10/2018). 

Ia menjelaskan uang yang berhasil dikumpulkan ini akan disumbangkan ke masyarakat Palu, Donggala, dan Sigi yang terkena bencana gempa dan tsunami. 

”Apakah dalam bentuk uang atau kebutuhan. Karena kalau kita kasih uang, mau dibelanjakan apa? Makanya kita lihat nanti," tandasnya. 

Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad, tercatat sebagai peserta yang membeli lukisan dengan harga lelang tertinggi.

Ia memborong tiga unit lukisan karya Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri yang berjudul ”Harmoni 4, 5, dan 6” senilai Rp120 juta (baca juga: Malam Amal untuk Sulteng, Tiga Lukisan Wagub Terjual Rp100 Juta). 

Umar yang terlihat santai mengenakan kaus cokelat ini, sempat memberikan penilaian tersendiri terhadap lukisan yang dibelinya. 

"Saya berupaya mengakurasi karya Pak Bachtiar. Beliau ternyata masih mampu menghasilkan karya yang menampilkan sisi keceriaan dari warna. Masih ada semangat, keceriaan, dan keteraturan," pujinya. 

Disinggung peserta yang membeli lukisan dengan harga tertinggi, Umar membantah. Menurutnya, uang itu bukan miliknya sendiri. "Tapi hasil patungan dengan teman-teman yang lain. Karena ini kan untuk amal," pungkasnya. (*)

 

 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID