Adik Kandung Pangeran Edward Resmikan Lamban Perma Lambar - RILIS.ID
Adik Kandung Pangeran Edward Resmikan Lamban Perma Lambar
[email protected]
Kamis | 07/06/2018 01.02 WIB
Adik Kandung Pangeran Edward Resmikan Lamban Perma Lambar
Adik kandung Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan XXIII SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Erlina Rupaidah (jilbab) saat memukul gong sebagai pertanda diresmikannya Lamban Perma Lambar di Wayhalim, Bandarlampung, pada Selasa (5/6/2018). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Adik kandung Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan XXIII SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Erlina Rupaidah, meresmikan secara simbolis Lamban Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Lampung Barat (Perma Lambar) di Wayhalim, Bandarlampung, pada Selasa (5/6/2018).

Dalam sambutannya, Ina Batin--sapaan akrabnya --berpesan agar Perma Lambar menjadi organisasi yang mandiri, aktif dan kreatif dalam melestarikan adat budaya Lampung Barat serta menjadi organisasi yang independen serta tidak terlibat aktif dalam dunia politik.

“Seyogyanya organisasi mahasiswa harus mampu menjadi agent of change (agen perubahan) dan agent of control (agen pengawan) bagi pemerintah daerah,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Rilislampung.id, Rabu (6/6/2018).

Sementara Ketua Umum Perma Lambar, Hendrik Kurniawan, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam suksesi acara peresmian.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Sanggar Way Tipon yang turut mendukung dan membantu dalam setiap kegiatan-kegiatan Perma Lambar dan juga kepada seluruh pihak yang tidak dapat saya sebut satu persatu,” tuturnya.

Dengan adanya Lamban Perma Lambar ini, lanjut Hendrik, agar mampu menjadikan organisasi yang mandiri, aktif, dan kreatif serta membentuk kader-kader yang sadar akan adat budaya Lampung Barat.

Termasuk memberikan banyak manfaat bagi seluruh mahasiswa dan pemuda Lampung Barat yang ikut andil dalam acara tersebut.

“Saat ini, masih banyak mahasiswa dan pemuda Lampung yang kurang memahami adat dan budayanya sendiri. Karena itu di sini mereka mendapat pelajaran yang memperluas wawasan untuk selalu cinta dan mengembangkan adat, budaya mereka, juga bisa mengembangkan pola pikir bagaimana cara agar bisa membantu memajukan daerah yang memberi manfaat untuk masyarakat umum,” paparnya.

Dalam peresmian itu terdapat beberapa kegiatan lainnya yang memperkenalkan adat budaya Lampung Barat, seperti nangguh yang artinya berpamitan atau meminta izin melangsungkan acara.

Kemudian nanjakh yaitu sebutan proses makan adat Lampung Barat Sai Batin dengan menyajikan sambol matah, gulai khattak tuoh, gulai kuah iwa. Dan tunjuk tawai yaitu bimbingan kepada semua mahasiswa dan pemuda.

Selanjutnya acara marok, dan tunjuk tawai langsung dari  Sultan Junjungan Sakti Kepaksian Belunguh YM Paduka Yanuar Firmansyah, kepada seluruh mahasiswa dan pemuda Lampung Barat.

Lamban Perma Lambar dibentuk dari gagasan beberapa mahasiswa dan pemuda yang berkeinginan untuk memajukan daerahnya serta mempererat tali persaudaraan walaupun berada di luar daerah.

Tujuannya, agar adat budaya dan wisata bisa lebih maju dan dikenal oleh masyarakat umum. Karena banyaknya wacana yang bertujuan untuk kepentingan umum dan golongan, mahasiswa dan pemuda Lambar ini membentuk sebuah organisasi yang disebut Perma Lambar.

Saat ini, Perma Lambar telah mendapat pengakuan resmi secara tertulis dalam lampiran keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor AHU-0006916.AH.01.07. Tahun 2018 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Perma Lambar.

Keputusan itu ditandatangani atas nama Menteri Hukum dan HAM, yakni Plt. Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian Muzhar, pada 18 Mei 2018. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID