Adu Jotos di RSUDAM Berujung Saling Demo - RILIS.ID

Adu Jotos di RSUDAM Berujung Saling Demo
Bayumi Adinata
Rabu, 2018/05/02 13.57
Adu Jotos di RSUDAM Berujung Saling Demo
Puluhan massa melakukan aksi unjuk rasa di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (2/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Perkelahian yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) berbuntut panjang. Selain saling lapor, keluarga pasien dan perawat RSUDAM juga sama-sama melakukan unjuk rasa.

Puluhan massa yang mengatasnamakan keluarga Hayati (47) melakukan demo balasan seperti yang dilakukan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lampung beberapa waktu lalu.

Mereka menggelar aksi di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (2/5/2018). Massa meminta agar Ketua DPRD Dedi Aprizal yang juga Ketua PPNI tidak berpihak.

“Tolong persoalan ini jangan dipakai untuk politik. Suara DPRD dari rakyat, bukan hanya dari perawat,” ujar Hendra, koordinator aksi.

Hendra juga meminta Penjabat Sementara (Pjs.) Gubernur Lampung Didik Suprayitno memberikan ruang kepada keluarga Hayati.

“Kepada Pjs Gubernur Lampung, agar melihat persoalan ini lebih jauh lagi. Kami masyarakat butuh keadilan. Karena ini sudah ditunggangi oleh kepentingan politik," tegasnya.

Menurut Hendra, rekaman CCTV yang ada di RSUDAM merupakan bukti kuat untuk mengungkap siapa yang bersalah dalam perkelahian keluarga pasien dengan perawat.

“CCTV yang menjadi bukti kuat tidak pernah dimunculkan. Ke mana CCTV-nya?," tanyanya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)