Akhirnya, Dugaan Jual-Beli Kursi KPU Dilaporkan ke Polda - RILIS.ID
Akhirnya, Dugaan Jual-Beli Kursi KPU Dilaporkan ke Polda
Taufik Rohman
Rabu | 13/11/2019 21.01 WIB
Akhirnya, Dugaan Jual-Beli Kursi KPU Dilaporkan ke Polda
Screenshoot laporan Gentur Sumedi terhadap LP terkait dugaan penipuan dan penggelapan. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Kasus dugaan jual-beli kursi KPU kabupaten/kota di Lampung akhirnya dibawa ke pihak kepolisian.

Adalah calon anggota KPU Pesawaran berinisial LP yang dilaporkan ke Mapolda Lampung atas tuduhan penipuan dan atau penggelapan.

Hal itu tertuang dalam surat tanda terima laporan polisi bernomor: LP/B-1728/XI 2019/SPK tanggal 12 November 2019. 

Pelapor bernama Gentur Sumedi, suami salah satu calon anggota KPU Tulangbawang berinisial VYP. 

Gentur dikabarkan sempat menyerahkan uang senilai Rp100 juta kepada terlapor LP pada 3 November 2019 di Jalan Rasuna Said, Telukbetung Utara, Bandarlampung.

Penyerahan uang terkait dugaan jual-beli jabatan komisioner di seleksi KPU kabupaten/kota.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung, Chandra Mulyawan, saat dikonfirmasi selaku kuasa hukum membenarkan hal itu. 

"Ya kemarin malam laporan telah diterima oleh SPKT Polda Lampung. Laporan terkait dugaan penipuan dan penggelapan," ungkap Chandra, Rabu (13/11/2019).

Dia berharap, perkara itu segera ditindaklanjuti oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung dan diproses. 

Sementara, pelapor Budiono juga meminta aparat penegak hukum dapat cepat memproses laporan tersebut. 

"Semoga mereka (suami-istri) yang menjadi pelapor bisa dikuatkan," doa Budiono. 

Sayang, hingga berita diturunkan, rilislampung.id belum berhasil mengkonfirmasi LP.

Nomor teleponnya, 0852-7324-xxxx tidak aktif. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID