Aksi Siswa Sayat Tangan Merambah ke Bandarlampung - RILIS.ID
Aksi Siswa Sayat Tangan Merambah ke Bandarlampung

Selasa | 09/10/2018 16.36 WIB
Aksi Siswa Sayat Tangan Merambah ke Bandarlampung
Wali Kota Herman HN usai meninjau tiga siswa korban video challenge di SMPN 33 Bandarlampung, Selasa (9/10/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Usai Pekanbaru, Riau dan Gunungsugih, Lampung Tengah, video challenge aksi menyayat tangan usai menenggak minuman berenergi berimbas ke siswa SMP di Bandarlampung.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN langsung mendatangi SMPN 33 Bandarlampung untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kronologi tiga siswa yang menjadi 'korban' video challenge yang kabarnya dishare melalui akun grup whatsapp.

Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan pihak sekolah bungkam dengan kunjungan tersebut.

"Ini ada tiga orang, heboh karena media sosial. Tadinya satu orang, tapi yang lainnya jadi ikut-ikutan," kata Herman, Selasa (9/10/2018). 

Herman menegaskan agar anak-anak dan remaja untuk tidak mengikuti hal buruk di media sosial. 

"Ini gara-gara media sosial makanya ngeri saya. Yang lain yang nggak usah ikut-ikutan, ini sama saja dengan bunuh diri. Sekarang untuk apa melakukan itu? Ini kan merusak dan menyakiti badan," terangnya. 

Ia mengungkapkan, hasil pembicaraannya dengan ketiga siswa tersebut, para siswa mengaku hanya ikut-ikutan. 

"Coba di media sosial itu yang jadi modelnya monyet, apa mau kita ikut-ikutan? Saya juga tanya sama anaknya tadi, apa faedahnya begitu, dia bilang nggak ada cuma ikut-ikutan saja. Saya minta semua anak di Bandarlampung jadi pribadi yang baik, soleh, dan rajin ibadahnya, buat bangga orangtua," tandasnya. 

Sementara salah satu wali murid yang anaknya nyaris menjadi korban, mengaku video tersebut disebar melalui grup whatsapp. 

"Saya dilihatin sama anak saya, saya marah-marahin dan minta video itu dihapus. Anak saya nggak sampai menyayat tangannya," singkat perempuan yang enggan disebutkan namanya ini. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID