Bahas Skimming, BI Panggil BRI dan Mandiri - RILIS.ID
Bahas Skimming, BI Panggil BRI dan Mandiri
Rilis.id
Jumat | 23/03/2018 14.25 WIB
Bahas Skimming, BI Panggil BRI dan Mandiri
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Jakarta – Bank Indonesia (BI) akan memanggil Bank Rakyat Indonesia dan Bank Mandiri untuk membahas pencegahan kejahatan pencurian data nasabah perbankan atau skimming yang dianggap sudah meresahkan dan merugikan nasabah.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko mengatakan, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (APSI) juga turut diundang untuk membahas pencegahan skimming. Pertemuan ini dijadwalkan pada pekan depan.

“Nanti ada beberapa bank yang terkena fraud (penipuan) akan kita kumpulkan minggu depan. Tak hanya duduk dengan bank, tapi juga ASPI," katanya seperti dilansir dari Rilis.id, Jumat (23/3/2018).

Menurutnya, langkah tersebut sebagai tindak lanjut terhadap maraknya kasus skimming yang terjadi akhir-akhir ini. Hingga saat ini, ada dua bank yang telah menjadi korban skimming yakni BRI dan Mandiri.

“BI sangat concern terhadap skimming. Pertemuan juga dilakukan untuk mendorong bank untuk mempercepat migrasi (kartu) ke chip," ujarnya.

Dia menambahkan, BI pun menargetkan migrasi kartu ke teknologi chip sampai 2021. Lanjutnya, upaya ini akan dipercepat oleh bank sentral. “Targetnya mengikuti ketentuan yang ada, kami ingin yang magnetic stripeke chip," ujarnya.

Onny mengakui, baru sebagian bank yang menerapkan teknologi chip pada kartu debit/ATM. Menurutnya, penggunaan chip harus dibarengi dengan perubahan teknologi pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mesin electronic data capture (EDC). “Tidak bisa langsung pindah ke chip, karena persiapan tidak hanya di kartunya, tapi juga di mesin ATM nya juga harus siap, EDC nya juga harus siap," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID