Balas Dendam, Herman dan Anak Buahnya Kompak Tidak Hadir Paripurna LKPj - RILIS.ID
Balas Dendam, Herman dan Anak Buahnya Kompak Tidak Hadir Paripurna LKPj
El Shinta
Selasa | 09/04/2019 21.48 WIB
Balas Dendam, Herman dan Anak Buahnya Kompak Tidak Hadir Paripurna LKPj
Suasana sidang paripurna yang dibatalkan karena Wali Kota Bandarlampung Herman HN tidak hadir, Selasa (9/4/2019). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Wali Kota Bandarlampung Herman HN beserta jajarannya kompak tidak menghadiri Sidang Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Tahun 2018 di DPRD setempat, Selasa (9/4/2019).

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Wiyadi akhirnya batal digelar. Padahal, 36 dari 50 anggota dewan yang terhormat sudah siap mengikuti sidang paripurna tersebut.

Kondisi ini berbeda dengan sidang paripurna pada 1 April lalu. Saat itu, hanya 18 anggota DPRD Bandarlampung yang hadir. Hal ini juga memantik kekesalan Herman.

Sebagai balasannya, Herman memboikot sidang paripurna hari ini. Hampir seluruh kepala OPD, camat dan lurah, turut mengikuti langkah pimpinannya.

Sidang sedianya digelar pukul 14.00 WIB. Setelah 15 menit menunggu, Ketua DPRD Wiyadi akhirnya membubarkan sidang paripurna.

“DPRD Kota Bandarlampung hari ini kan agendanya tunggal penyampaian LKPj oleh saudara wali kota, tapi kita lihat sampai pelaksanaan paripurna wali kota tidak hadir, ya berarti tidak bisa dilanjutkan. Hingga saat ini kami belum menerima alasan kenapa saudara wali kota tidak hadir," kata Wiyadi.

Meski begitu, Wiyadi membantah jika ketidakhadiran Herman sebagai ajang balas dendam lantaran sidang paripurna sebelumnya yang dibatalkan lantaran tidak kuorum.

"(Bukan balas dendam) Nggak lah, kita positif thinking saja, mungkin ada agenda kegiatan yang lain, mungkin agenda yang tabrakan dengan agenda ini, kan kita nggak tahu. Kita nggak perlu penyelesaian secara internal dengan Pak Wali karena memang tidak ada konflik," ujarnya.

Sementara Herman HN mengaku sengaja tidak hadir karena kesal dengan batalnya sidang paripurna beberapa waktu lalu.

“Rapat apa? Ngapain hadir, nggak jelas. Harus jelas dulu dong. Ada ya tadi paripurna? Ya silakan aja, ngapain. Kita ini ingin menjadi pemimpin yang baik, yang memikirkan rakyat, kemakmuran rakyat. Kalau mikirin pribadi, apa urusannya, saya siang-malam, pagi-sore ngurus rakyat. (DPRD) Mereka seenak-enaknya saja, nah marah saya," katanya.

Herman mengaku tidak akan hadir sidang paripurna, apabila anggota DPRD Bandarlampung belum menyadari kesalahannya. (Baca juga: Tak Kuorum, Paripurna LKPj Wali Kota Ditunda, Herman Kesal)

“Jadi apa katanya? Ditunda? Ya, warasin dulu otaknya, kalau sudah waras, saya datang ya. Kalau otaknya nggak waras, nggak ada urusan sama saya. Gampang saja, nggak saya buat mereka nggak bergaji. Mau apa dia orang, hayo? Sudahlah jangan ngelawan lawan Herman HN lah, nggak ada urusan sama saya," tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID