Bank Lampung Siap Sukseskan Program Pertanian Terintegrasi di Pesawaran - RILIS.ID
Bank Lampung Siap Sukseskan Program Pertanian Terintegrasi di Pesawaran
[email protected]
Rabu | 20/03/2019 19.10 WIB
Bank Lampung Siap Sukseskan Program Pertanian Terintegrasi di Pesawaran
Penandatangan nota kesepahaman Program Pertanian Terintegrasi di Kabupaten Pesawaran yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Pusat Bank Lampung, Rabu (20/3/2019). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Bank Lampung siap mensukseskan Program Pertanian Terintegrasi di Kabupaten Pesawaran. Salah satunya dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani jagung.

Ini setelah PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung itu melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, PT Jabbaru dan PT Jasindo Cabang Lampung.

Kesepakatan kerja sama proyek percontohan Program Pertanian Terintegrasi ini dilakukan di Ruang Rapat Utama Kantor Pusat Bank Lampung, Rabu (20/3/2019).

Acara tersebut dihadiri Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni beserta jajaran, Direktur PT Jabaru Rahmat Faiszal, Kepala Cabang Jasindo Lampung Sugeng Prapto, dan Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Martha Utama.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang melibatkan Bank Lampung dalam proyek percontohan program pertanian terintegrasi di Kabupaten Pesawaran.

“Bank Lampung berkomitmen untuk mensukseskan program pertanian terintegrasi di Kabupaten Pesawaran. Kami akan memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai solusi membiayai kebutuhan para petani,” katanya.

Sementara Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya.

Dia berharap kerja sama ini dapat menghasilkan solusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pesawaran. Khususnya 100 petani jagung di Kecamatan Negerikaton yang menjadi pilot project.

“Dengan program ini, para petani tidak perlu khawatir mengalami kerugian. Karena dari proses penggarapan lahan, bibit, dan pupuk akan disediakan oleh PT Jabbaru, termasuk kewajiban menampung hasil panen,” ujarnya.

“Apabila terjadi gagal panen, Asuransi Jasindo akan memberikan ganti rugi kepada para petani. Karena usaha tersebut telah di-cover asuransi,” sambungnya.

Dendi juga mengharapkan agar program tersebut bisa diterapkan di seluruh daerah di Lampung.

“Bahkan di luar Provinsi Lampung,” ujarnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID