Barlian Mansyur: Saya Siap Jadi Saksi Mahkota - RILIS.ID
Barlian Mansyur: Saya Siap Jadi Saksi Mahkota
El Shinta
Jumat | 06/07/2018 17.30 WIB
Barlian Mansyur: Saya Siap Jadi Saksi Mahkota
Anggota DPRD Kota Bandarlampung Barlian Mansyur menggelar konferensi pers. Ia menyatakan mundur dari kepengurusan DPD I Partai Golkar, Lampung, Jumat (6/7/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El SHINTA

RILIS.ID, bandarlampung – Euforia Partai Golkar atas kemenangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik) di Pilgub Lampung 2018, ternyata tidak berbanding lurus dengan fakta. 

Ini dikejutkannya dengan munculnya statmen politisi kawakan, Barlian Mansyur yang menyatakan mundur dari kepengurusan DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung.

Lalu apa sebenarnya yang menjadi dasar, legislator tiga periode di DPRD Kota Bandarlampung sehingga nekat menyatakan hal ini.

”Saya benar-benar kecewa dengan cara dan keputusan Arinal sebagai Ketua DPD I Partai Golkar (PG) Lampung. Maka, jalan terbaik saya mundur saja,” tegas Barlian kepada rilislampung.id, Jumat (6/7/2018).

Kekecewaan itu, dilatarbelakangi dengan rentetan kasus yang berimplikasi terhadap carut-marutnya Pilgub Lampung.

”Ada instruksi yang menurut saya tidak lazim dilakukan Arinal sebelum hari H pecoblosan. Cara berpolitiknya kotor dan tidak elegan!” ungkapnya dengan nada tinggi.

Secara spesifik, pria yang menempati posisi Koordinator Pemenangan Wilayah I Kota Bandarlampung itu tidak menyebutkan instruksi yang dinilai tak lazim.

”Nanti akan saya beberkan. Tunggu jangan sekarang. Yang pasti, saya siap jadi saksi mahkota,” kilah Barlian yang sebelumnya sempat melakukan konfrensi pers di DPRD Kota Bandarlampung.

Arinal, sambung Barlian menuding dirinya tidak bekerja, sehingga suara Arinal-Nunik di Bandarlampung drop.

”Coba Anda cek sendiri, TPS tepat di belakang rumahnya saja, dia kalah telak. Padahal berbagai cara telah ia lakukan,” terangnya.

Parahnya, lanjut Barlian, namanya dicoret dalam pencalonan di Pileg 2019. Keputusan tersebut makin membuatnya kecewa. Sebagai kader, dia sudah menanyakan ke pengurus, tapi tidak ada jawaban yang relevan.

”Saya juga sudah tanyakan ke Yuhadi (Ketua DPD I PG Kota Bandarlampung), tapi dia nggak bisa ngomong. Ya tak apalah, yang penting saya sudah pegang kartu AS-nya,” ucapnya.

Rilislampung.id berupaya mengklarifikasi hal ini dengan Yuhadi. Sayangnya, belum bisa memberikan jawaban. Nomor teleponnya aktif, tapi tidak diangkat.

Begitu pula dengan Ketua Tim Pemenangan Arinal-Nunik, Tony Eka Candra, belum bisa memberikan keterangan. Meski sudah berulangkali dihubungi.

Dalam balasan pesan via Whatsapp yang dikirim, Tony Eka Candra hanya memberikan nomor telpon Sekjen DPD I PG Lampung Supriyadi Hamzah, dan beberapa pengurus PG di antaranya, Abi Hasan Muan dan Made Bagiase. Sayangnya sejumlah pengurus itu pun belum memberikan tanggapan. (*)

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID