Bedah Usulan Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun dan KH Ahmad Hanafi - RILIS.ID
Bedah Usulan Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun dan KH Ahmad Hanafi
Taufik Rohman
Senin | 06/08/2018 11.07 WIB
Bedah Usulan Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun dan KH Ahmad Hanafi
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Bandarlampung – Momentum perayaan HUT Kemerdekaan ke-73 RI tahun 2018, mengingatkan kembali pada perjuangan para pendahulu, termasuk di Provinsi Lampung. 

Tercatat cukup banyak tokoh-tokoh di masa lalu berjuang untuk kemerdekaan republik ini, yang apabila dikaji secara akademik dapat memunculkan aspirasi agar dianugerahkan sebagai Pahlawan Nasional.

Sebut saja sosok Mr Gele Harun, Residen Lampung yang berjasa untuk cikal bakal provinsi ini. Perjuangan beliau diakui banyak pihak telah memunculkan inspirasi meletakkan dasar-dasar pemerintahan sebagaimana beliau sebagai ahli hukum di masanya. 

"Kita tahu Mr. Gele Harun pernah berjuang di pelosok-pelosok Lampung seperti di wilayah Waytenong hingga perbatasan Lampung Utara dengan segenap resiko, termasuk ditawan penjajah," kata anggota DPD RI asal Lampung, Andi Surya melalui pers rilisnya kepada rilislampung.id,  Senin (6/8/2018). 

Menurut Andi Surya,  ada juga tokoh yang berhak mendapatkan gelar pahlawan nasional yakni KH Ahmad Hanafi yang merupakan tokoh NU di Lampung Timur di zaman kemerdekaan, pernah ditunjuk sebagai residen di wilayah ini. 

Dikatakan Andi, Ahmad Hanafi berjuang untuk melepaskan diri dari penjajah dengan tidak mengenal lelah sehingga diincar serdadu-serdadu Jepang saat itu.

Pada akhirnya beliau tertangkap dan gugur dalam perjuangan tersebut. "Saya mendapat informasi dari Buya KH. Arief Mahya, tokoh sepuh NU Lampung. Beliau menulis buku kecil tentang perjuangan Mr Gele Harun dan KH. Ahmad Hanafi. Saya membacanya dengan seksama. Paparan beliau mengantarkan kepada saya pada satu kesimpulan bahwa kedua tokoh sesungguhnya layak dianugerahkan sebagai pahlawan nasional," kata Andi Surya. 

Oleh karena itu, momentum yang baik menjelang perayaan HUT Kemerdekaan ke-73 RI, DPD RI bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Mitra Indonesia (Umitra) akan menggelar diskusi publik dengan topik Tinjauan Hukum dan Perundang-undangan atas Usul Anugerah Pahlawan Nasional Kepada Mr. Gele Harun dan KH. Ahmad Hanafi. Diskusi akan ditaja pada Jumat (10/8/2018) di Kampus Umitra Indonesia. 

Sebagai narasumber utama adalah Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan KH. Arief Mahya, dan penanggap Taufik Basari (Pendiri LBH Jakarta), Andi Desfiandi (Akademisi/Pengagas Lampung DKI), dan Husni Mubarok (Ketua Cabang  HMI Bandarlampung). 

"Saya sendiri sebagai pemimpin diskusi atau moderator," tutup Andi Surya. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID