Bendungan Waysekampung dan Margatiga Efisien Gerakkan Perekonomian - RILIS.ID
Bendungan Waysekampung dan Margatiga Efisien Gerakkan Perekonomian
Bayumi Adinata
Minggu | 11/11/2018 19.38 WIB
Bendungan Waysekampung dan Margatiga Efisien Gerakkan Perekonomian
Kabid Operasional BBWSMS, Reza Pahlevi. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Bendungan Waysekampung di Kabupaten Pringsewu dan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur, berfungsi sebagai penampung air dan pengendalian banjir di wilayah Provinsi Lampung.

Degan dibangunnya kedua bendungan tersebut sesuai program yang digulirkan Presiden Joko Widodo, diharapkan nantinya Lampung tidak akan kekurangan air terutama saat kemarau.

"Insyaallah sesuai kontrak kedua bendungan tersebut selesai pada 2020 dan 2022 ," ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS), Iriandi Azwartika kepada rilislampung.id, Minggu (11/11/2018).

Menurutnya, Bendungan Waysekampung dibangun menggunakan dana APBN dengan nilai kontrak Rp1,7 triliun target tahun 2020, dan bendungan Margatiga Rp813 miliar yang ditargetkan tahun 2022 selesai.

Selain difungsikan untuk menampung air dan pengendalian banjir, kedua bendungan tersebut juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTU) dan kawasan wisata.

“Berarti ini efisien sekali dalam penggerakan ekonomi bagi masyarakat Lampung," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Operasional BBWSMS, Reza Pahlevi menambahkan bahwa dari data kita bendungan Waysekampung memiliki kapasitas tampung 68,07 juta meter kubik, luas tampung pada elevasi muka air tinggi (high water level) 800 Hektar dan akan memberikan pasokan air irigasi seluas 72.707 hektar, potensi listrik 5,4 MW, dan mereduksi banjir 185 m3/detik.

Bendungan Way Sekampung juga akan menyediakan air baku untuk Kota Bandarlampung, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Selatan sebesar 2,48 m3/detik dan menjadi objek wisata di Kabupaten Pringsewu.

“Sedangkan Bendungan Margatiga akan memiliki kapasitas tampungan bruto pada elevasi 26,80 meter (dengan sedimen) 117,82 juta m3, tampungan efektif untuk keperluan irigasi 113,91 juta m3, dan retensi banjir 73,23 persen," tutup dia.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID