Bersama Soraya Haque, Iwaba Bedah Etika Perempuan dalam Berorganisasi - RILIS.ID
Bersama Soraya Haque, Iwaba Bedah Etika Perempuan dalam Berorganisasi
[email protected]
Jumat | 27/09/2019 20.32 WIB
Bersama Soraya Haque, Iwaba Bedah Etika Perempuan dalam Berorganisasi
Dari kiri ke kanan: Ketua pelaksana seminar Sylvi Eria Desomsoni, Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung Mamiyani Fahrizal, Ketua PKK Lampung Riana Sari Arinal, Ketua Penggerak PKK Bandar Lampung Eva Dwiana Herman HN, Ketua Iwaba Lampung Pratiwi Budiharto, dan Soraya Haque melakukan pemukulan cetik di aula lantai IV Kantor Perwakilan BI setempat, Jumat (27/9/2019). FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Ikatan Wanita Perbankan (Iwaba) Provinsi Lampung menggelar seminar “Etika Perempuan dalam Berorganisasi” di aula lantai IV Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung, Jumat (27/9/2019).

Seminar tersebut mengundang artis Soraya Haque sebagai keynote speaker. Juga dihadiri Ketua PKK Lampung Riana Sari Arinal, Ketua PKK Bandarlampung Eva Dwiana Herman HN, Ketua Iwaba Lampung Angga Pratiwi Budiharto Setyawan.

Kemudian Wakil Ketua Dekranasda Mamiyani Fahrizal, pengurus BMPD, Ikatan Istri Pegawai Otoritas Jasa Keuangan, Ikatan Istri Pimpinan BUMN, dan Persatuan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia se-Bandarlampung.

Dalam sambutannya, Ketua Iwaba Lampung Angga Pratiwi Budiharto mengatakan seminar menekankan prinsip-prinsip dalam berorganisasi agar kaum wanita dapat meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri dan wawasan peserta tentang etika berorganisasi.

Menurutnya, Soraya Haque adalah sosok artis sekaligus peragawati yang juga dikenal memiliki kemampuan akademik.

“Dan berpengalaman di bidang komunikasi, etika, moral, hukum, kesehatan dan memiliki kemampuan berorganisasi,” kata Wiwik Budiharto, sapaan akrabnya.

Senada disampaikan Ketua PKK Lampung Riana Sari Arinal. Menurutnya, seminar dapat membantu wanita agar memiliki kemampuan sehingga mampu bersaing di era globalisasi.

Riana menambahkan kemampuan perempuan memang makin kelihatan dalam berbagai macam pekerjaan dan profesi.

Menurut dia, hampir tidak ada lagi pekerjaan yang tak dapat dikerjakan oleh kaum perempuan.

“Dengan demikian, partisipasi organisasi dan berpolitik dapat dilakukan oleh perempuan. Selain itu organisasi kewanitaan juga dapat bersinergi ikut serta dalam pembangunan, di mana program Gubernur Lampung yaitu program Lampung berjaya salah satunya adalah memberdayakan perempuan dan kesetaraan gender,” pungkasnya.

Sementara Ketua pelaksana seminar Sylvi Eria Desomsoni mengajak organisasi wanita untuk meningkatkan peran dan kontribusi aktif dalam bermasyarakat dan berorganisasi.

“Juga mendorong organisasi kewanitaan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih dekat dengan lembaga keuangan. Sehingga budaya menabung tumbuh di tengah masyarakat,” pungkas istri Direktur Utama Bank Lampung ini. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID