Bidan di Lamteng Diminta Tekan Kematian Ibu dan Bayi - RILIS.ID
Bidan di Lamteng Diminta Tekan Kematian Ibu dan Bayi
Subrata
Rabu | 04/09/2019 20.21 WIB
Bidan di Lamteng Diminta Tekan Kematian Ibu dan Bayi
FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto menghadiri seminar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), di Ballroom BBC Hotel, Rabu (4/9/2019) .

Ketua IBI Lamteng Mery Destiaty mengatakan, IBI di Lamteng saat ini ada 20 ranting dengan jumlah bidan 1.250 yang terdistribusi di puskesmas, rumah sakit pemerintah dan swasta serta bidan mandiri. 

Mery mengatakan bahwa bidan adalah garda terdepan dari pencapaian program dinas kesehatan. Oleh karena itu beliau meminta seluruh bidan di Lamteng bekerja lebih maksimal. Untuk memenuhi tujuan tersebut maka selalu diupayakan meningkatkan kualitas tenaga bidan. 

Tema seminar kali ini adalah “Bidan melindungi hak kesehatan repdroduksi melalui pemberdayaan perempuan & optimalisasi pelayanan kesehatan.”

Hadir sebagai pembicara adalah Dr.dr Andri Sanityoso Sppd,  KGEH (Sekretaris jendral pengurus besar pphi), dr  Wiendra Waworuntu M kes Direktur P2PML dan Aan ibrahim (Desainer) . 

Plt Kadis Kesehatan Lamteng Edy Sunarko sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh IBI. Terkait  tingginya angka kematian ibu dan bayi, Edy mengajak seluruh bidan untuk bekerja dengan lebih baik lagi.   

"Kita harus mendorong masyarakat untuk sadar terhadap pencegahan angka kematian ibu dan bayi," ujar Edy. 

Bupati mengatakan sangat ingin meningkatkan kesejahteraan bidan, namun hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan instan harus melalui proses.

Bupati akan mengupayakan untuk kesejahteraan tenaga bidan. Maka dari itu Bupati meminta tenaga bidan bekerja dengan baik memberikan pelayanan kesehatan.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID