Bos Graha Wangsa Ditangkap saat Urus Paspor di Batam - RILIS.ID
Bos Graha Wangsa Ditangkap saat Urus Paspor di Batam
Muhammad Iqbal
Kamis | 01/02/2018 11.32 WIB
Bos Graha Wangsa Ditangkap saat Urus Paspor di Batam
Bos Graha Wangsa Liones Wangsa menutupi wajahnya saat diamankan jaksa. FOTO: RILIS ID/Muhammad Iqbal

RILIS.ID, – BANDARLAMPUNG – Pelarian bos Graha Wangsa, Liones Wangsa (66) berakhir sudah. Terpidana kasus korupsi pembangunan pabrik es di Lempasing tahun 2012 itu ditangkap Kejari dan Polres Batam saat hendak kabur ke Malaysia, Senin (29/1/2018) sekira pukul 22.00 Wib.

 

Buronan Kejari Bandarlampung sejak Agustus 2017 itu tiba di Kantor Kejati Lampung, Rabu (31/1/2018) sekira pukul 11.15 Wib. Liones menggunakan rompi orange yang biasa digunakan tahanan kejaksaan.

 

Kajari Bandarlampung Hentoro Dwi Cahyono mengatakan, terpidana Liones berhasil diringkus berkat kerja sama Kejari Bandarlampung, Kejari Batam dan Polres Balerang, Kota Batam. 

 

“Ya kami dapat kabar dari pihak Polres Balerang bahwa ciri-ciri sesuai dengan DPO (Daftar pencarian orang) kami. Ya itu (Liones-red) DPO kami” kata Hentoro kepada rilis.id, Rabu (31/1/2018).

 

Sebelumya penangkapan dilakukan, lanjut Hentoro, Liones tengah  berada di sebuah restoran di Kawasan Nagoya Hills, Kota Batam.

 

“(Liones-red) Yang bersangkutan sedang mengurus paspor untuk dapat pergi ke luar negeri,” ujarnya. 

 

Pengakuan terpidana, menurut Hentoro, yang bersangkutan ingin pergi keluar negeri dengan alasan ingin berobat. “Ya hasil pemeriksaan saat ini pengakuannya sih ingin pergi berobat ke luar negeri,” ungkapnya. 

 

Liones yang juga tersangkut kasus korupsi pembangunan jalan kampung Gudang Lelang yang dilaksanakan Dinas Kelautan Perikanan Kota Bandarlampung divonis PN Tanjungkarang satu tahun penjara.

 

Keberatan atas putusan PN, JPU lalu banding. Hasilnya, Pengadilan Tinggi Lampung menjatuhi vonis dua tahun penjara.

 

Gantian Liones yang tidak puas. Ia kemudian mengajukan kasasi.  Bukannya dapat keringanan, pemilik kawasan Golden Dragon itu dijatuhi hukuman empat tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

 

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID