BPK RI ‘Ngantor’ di Pemprov Selama 35 Hari, Ada Apa? - RILIS.ID
BPK RI ‘Ngantor’ di Pemprov Selama 35 Hari, Ada Apa?

Senin | 01/04/2019 17.31 WIB
BPK RI ‘Ngantor’ di Pemprov Selama 35 Hari, Ada Apa?
Kepala Subauditorat Lampung BPK RI, Myrto Handayani. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan berada selama 35 hari di Pemprov Lampung. Keberadaan sejumlah personel BPK itu untuk memeriksa laporan keuangan tahun anggaran 2018.

Kepala Subauditorat Lampung BPK, Myrto Handayani mengatakan ada 10 orang dari BPK yang akan 'ngantor' di Pemprov untuk mengecek keuangan.

Dijelaskan, pemeriksaan dilakukan pada kesesuaian standar akuntansi sejauh ini pengukapannya seperti apa pada anggaran APBD tahun 2018. Untuk itu masing-masing SKPD bisa harus mampu menjelaskan dan meyakinkan pemeriksa terkait dokumen keuangan yang telah disusun. 

"Yang paling penting kita bisa diskusikan dengan teman-teman BPK," kata dia usai menghadiri rapat koordinasi (Rakor) bersama SKPD Pemprov di ruang rapat utama lingkungan Pemprov Lampung, Senin (1/4/2019).

Menurutnya diskusi ini sangat penting dilakukan agar Pemprov bisa menyampaikan permasalahan kondisi keuangan. Kalaupun nantinya ada temuan paling tidak bisa ditindaklanjuti, jangan menyimpan penyakit terlalu lama. 

"Kalau bisa dikeluarkan dikeluarkan, kalau bisa diselesaikan ya diselesaikan. Karena BPK RI bukan penyelidik," jelasnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, kehadiran BPK RI selama 35 hari, merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya dalam pemeriksaan laporan keuangan Pemprov.

“Sebenarnya laporan dokumen terkait keuangan sudah diberikan. Sehingga BPK RI tinggal mengecek dan melihat selama 35 hari. Setelah itu hasilnya akan disampaikan di pusat dalam salah satu syarat mendapatkan penghargaan opini wajah tanpa pengecualian (WTP)," singkat dia. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID