BPP Lampung Bimtek Budidaya Ayam Buras kepada Kelompok Santri - RILIS.ID
BPP Lampung Bimtek Budidaya Ayam Buras kepada Kelompok Santri
El Shinta
Jumat | 12/04/2019 18.03 WIB
BPP Lampung Bimtek Budidaya Ayam Buras kepada Kelompok Santri
Foto bersama kegiatan Bimtek BPP Lampung di Mesuji. FOTO BPP Lampung

RILIS.ID, Bandarlampung – Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi kelompok santri tani milenial (KSTM) di lima pondok pesantren, Jumat (12/4/2019).

Kegiatan ini digelar serentak di lima kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yakni Lampung Tengah, Mesuji, Lampung Timur, Bandarlampung dan Lampung Selatan.

Kegiatan yang diikuti 45 kelompok santri ini merupakan rangkaian dari kegiatan Penumbuhan Kelompok Santri Tani Milenial yang akan menerima bantuan ayam buras yang merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian RI.

Kegiatan dilaksankan di Pondok Pesantren Darul Huda Tanjung Raya Mesuji, Ponpes  Istiqomah Al Amin Candipuro Lampung Selatan, Ponpes Hidayatul Islamiyah Kota Bandarlampung, Pondok Pesantren Darussalamah Lampung Timur, dan Pondok pesantren Darus Sa’adah Lampung Tengah.

Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Dadan Sunarsa, mengatakan bahwa kegiatan bimtek yang dilaksanakan oleh BPP Lampung menyasar pada 100 KSTM yang ada di Provinsi Lampung.

“Hari ini dibuka lima titik kegiatan di pondok pesantren dengan jumlah peserta 450 santri. Kegiatan ini dalam upaya membekali para santri dalam hal teknis budidaya ayam buras, agar para santri penerima bantuan ayam buras mampu memelihara ayam dengan baik saat nanti ayam sudah disalurkan ke kelompok," kata Dadan dalam siaran pers yang diterima rilislampung.id.

Kegiatan Santri Tani Milenial merupakan program kegiatan Kementerian Pertanian yang menyasar pada para santri ‘milenial’ yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pengusaha di bidang pertanian. Karena, semakin banyak milenial yang bergerak di bidang pertanian maka target Kementerian Pertanian menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045, menjadi hal yang nyata.

Dadan sunarsa menambahkan bahwa kegiatan ini sudah dimulai sejak minggu lalu dengan mengadakan launching bimtek KSTM di dua lokasi yaitu di Lampung Tengah dan Lampung Timur.
“Hari ini 5 titik dengan peserta 450 santri, minggu lalu 2 titik dengan jumlah peserta 200 santri, jadi masih tersisa 350 orang santri yang harus di latih oleh BPP Lampung”, pungkasnya.

Sementara Kasi Penyelenggara Pelatihan, Subur, mengungkapkan kegiatan direncanakan dilaksanakan selama dua hari dengan materi berupa teknis budidaya ayam buras mulai dari kegiatan pembuatan kandang, pemeliharaan, hama dan penyakit sampai panen. Kegiatan bimtek ini bertujuan membekali para santri mengenai ilmu budidaya ayam khususnya ayam buras. Mengingat para santri sebelumnya hanya fokus pada belajar agama, maka dengan ini diharapkan santri dapat ilmu tambahan yang bisa langsung di aplikasikan saat bantuan ayam sudah datang. 

Diketahui bahwa Kelompok Santri Tani Milenial adalah kelompok santri yang berusia milenial beranggotakan 20 sampai 30 orang yang dibentuk oleh Pondok Pesantren. Setiap pondok pesantren dapat mengajukan sampai tiga kelompok.

Nantinya KSTM akan mendapatkan bantuan berupa bibit ayam buras sebanyak 500 ekor, pakan dan obat-obatan untuk dua bulan serta bantuan pembuatan kandang.

Selain itu, kelompok santri tani milenial juga diberikan pembekalan mengenai teknis budidaya ayam buras dengan mengikuti kegitan bimtek. Sehingga nanti setelah ayam datang, para santri sudah tahu cara dan siap untuk merawat ayam-ayam tersebut dengan baik. 

“Jadi jangan sampai berhenti saat ayam sudah panen, namun harapannya, bantuan ini bisa menjadi rintisan usaha bagi kelompok, sehingga usaha ayam buras ini akan berjalan terus bahkan harus menjadi maju dari tahun ke tahun," terangnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID