Corona Idol - RILIS.ID
Corona Idol

Selasa | 03/03/2020 11.45 WIB
Corona Idol
Oleh: Wirahadikusumah

Lyodra memang berhasil memenangkan Indonesian Idol dini hari tadi (3/3/2020).

Namun, keberhasilan Lyodra mengalahkan Tiara -jagoan saya di ajang pencarian bakat itu-, tetap tak bisa mengalahkan kehebohan Corona.

Pun kegemparannya.

Juga kepanikannya.

Tercatat hari ini, Corona tetap menjadi "idola". Tak hanya di dunia nyata, juga di jagat maya.

Tengok saja Twitter. Trending topic-nya masih dikuasai Corona.

Google trending juga sama: corona masih "rajanya". Tetap menjadi berita paling banyak dicari masyarakat Indonesia.

Corona memang sukses membuat gempar negara ini. Juga membuat panik banyak orang.

Lihat saja, masker saat ini menjadi barang langka. Sulit sekali mencarinya. Seakan terjadi "rush" masker di toko-toko yang biasa menjualnya.

Kalaupun berhasil mendapatkannya, harganya tak seperti biasa. Naik beberapa kali lipat.

Kelangkaan masker kian menjadi, setelah dua wanita di Depok diumumkan positif terjangkit virus bernama resmi Covid-19 itu.

Siapakah dua wanita itu?

Jawabannya Anda pasti sudah tahu. Karena sangat mudah mengetahuinya. Tinggal browsing saja.

Jika ingin lebih dalam mengetahuinya, saya sarankan baca tulisan guru saya Abah Dahlan Iskan (DIS) hari ini. Di blog pribadinya: disway.id.

Abah DIS juga menulis kronologi tertularnya dua wanita tersebut. Di tulisannya yang berjudul "Dua Pertama" itu.

Karenanya, dalam tulisan ini, saya tak akan membahas siapa dua wanita itu. Juga bagaimana perkembangan penanganan medisnya.

Saya hanya berharap, pemerintah, khususnya Pemprov Lampung meningkatkan kewaspadaannya.

Sebab, virus yang sudah menewaskan ribuan orang itu, kabarnya sangat mudah sekali menularnya. Juga menyebarnya.

Terlebih, jarak Depok dengan Lampung hanya sepelemparan batu -jika hulk yang melempar-.

Karenanya, gubernur harus kembali mengecek kesiapan Dinas Kesehatan. Juga instansi terkait. Agar Corona tak sampai ke Lampung.

Sosialisasi tentang pencegahannya juga harus lebih gencar. Dan massif. Kepada masyarakat.

Agar masyarakat tidak khawatir dan panik. Serta dapat menjaga dirinya dari serangan Corona.

Tentu saya juga berharap, kewaspadaan kita ditingkatkan. Selalu melakukan pola hidup bersih dan sehat. Untuk mencegah sebaran virus tersebut.

Yakinlah, lebih mudah kita mencegahnya, daripada mengobatinya.

Ayo kita tabuh bersama. Genderang perang melawan Corona. Jangan biarkan virus itu betah di Indonesia.

Melalui tulisan ini, saya juga mengajak kita berdoa. Agar Corona sama dengan barang-barang dari negara asalnya. Yang katanya, kualitasnya tak tahan lama.(Wirahadikusumah)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID