Dari 79 Kota, Inflasi Bandarlampung Tertinggi - RILIS.ID
Dari 79 Kota, Inflasi Bandarlampung Tertinggi
Segan Simanjuntak
Jumat | 02/02/2018 18.38 WIB
Dari 79 Kota, Inflasi Bandarlampung Tertinggi
BPS Provinsi Lampung. FOTO: RILIS ID/Ist

RILIS.ID, – BANDARLAMPUNG - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum menyebutkan bahwa Kota BandarLampung pada Januari 2018 mengalami inflasi sebesar 1,42 persen. Sebabnya, ada kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,31 pada Desember 2017 menjadi 133,17 pada bulan lalu.

Enam kelompok pengeluaran memberikan andil dalam pembentukan inflasi di Kota Bandarlampung. Yakni kelompok bahan makanan memberikan andil dalam pembentukan inflasi sebesar 0,64 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,25 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,37 persen; kelompok sandang 0,04 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,09 persen,; kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,03 persen.

“Sementara kelompok kesehatan tidak memberikan andil dalam pembentukan inflasi maupun deflasi," ujar Yeane dalam Jumpa Pers Berita Resmi Statistik di Ruang Video Conference BPS Provinsi Lampung, Kamis (1/2/2018).

Yeane menambahkan, beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi, seperti beras, tukang bukan mandor, cabai merah, bimbingan belajar, rokok, ayam goreng, mie instan, ikan layang/benggol, dan cabai rawit. Bandarlampung menempati peringkat pertama dari 82 kota di Indonesia yang diamati perkembangan harganya.

“Dari 82 kota, 79 kota mengalami inflasi dan tiga kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bandarlampung sebesar 1,42 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Tangerang sebesar 0,04 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar -1,12 persen dan deflasi terendah terjadi di Meulaboh sebesar -0,14 persen,” ujar Yeane.

Bandarlampung pada Januari 2018 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) sebesar 1,42 persen, dan inflasi dibanding tahun sebelumnya adalah sebesar 3,73 persen. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID