”Demam” Bonsai Kelapa Terpa Lampung - RILIS.ID
”Demam” Bonsai Kelapa Terpa Lampung
Wirahadikusumah
Selasa | 11/06/2019 21.35 WIB
”Demam” Bonsai Kelapa Terpa Lampung
Koleksi Bonsai Kelapa milik Dekan Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Topan Indra Karsa. FOTO ISTIMEWA

RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – Dalam pikiran banyak orang, kelapa adalah tanaman yang pohonnya tinggi menjulang. Namun, pohon ini juga bisa berfungsi menjadi tanaman hias. Caranya dengan menyulapnya menjadi tanaman kerdil berukuran lebih kecil. Atau yang dikenal dengan nama bonsai kelapa.

Saat ini, Lampung sepertinya tengah diterpa ”demam” bonsai kelapa. Ini bisa dilihat dari banyaknya berbagai kalangan di provinsi ini yang memburu tanaman hias ini.

Seperti Dekan Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang (UTB) Topan Indra Karsa. Dia mengaku, sudah memiliki  koleksi 20 bonsai kelapa. Menurut dia, untuk mendapatkan tanaman itu, ia hunting hingga ke beberapa kabupaten yang ada di provinsi ini.

”Kalau favorit yang diburu jenis kelapa gading,” ujarnya kepada Rilislampung.id, Selasa (11/6/2019).

Dia menjelaskan, harga bonsai kelapa yang sudah jadi bisa mencapai jutaan rupiah. Harga akan semakin tinggi ketika akarnya sudah menjulang indah, batangnya meliuk-liuk, dan daunnya sudah berbentuk, serta usia kelapa yang sudah tua.

”Sebenarnya bonsai kelapa ini sudah lama ada. Hanya memang, beberapa bulan ini, di Lampung sedang booming. Pengoleksinya makin banyak, kawan-kawan saya saja sampai hunting ke luar provinsi untuk mencari bahannya,” jelasnya.

Dia melanjutkan, perawatan bonsai kelapa juga tidak sulit. Dua hari tidak disiram pun tak masalah. Untuk mempertahankan keindahannya hanya dengan rajin membersihkan serabutnya saja.

”Tanaman hias ini juga bisa di letakkan dalam rumah. Karena, menurut saya estetikanya tinggi. Untuk membuatnya juga tidak sulit,” ucapnya.

Senada disampaikan Ahmad Jahri. Menurut Kepala Divisi Manajemen Resiko Bank Lampung ini, tanaman bonsai kelapa memiliki nilai estetika yang tinggi. Tidak hanya dari akarnya, daun, maupun, batangnya, batoknya juga bisa dibuat menggantung sehingga menambah keindahannya.

”Saya sebenarnya belum lama menyukai bonsai kelapa. Tetapi, semakin kesini saya kian suka, karena bentuknya sangat indah. Cocok juga diletakkan dalam ruangan,” ucapnya.

Selain itu, terus dia, perawatannya juga tidak sulit. Tidak seperti tanaman bonsai dengan jenis tanaman lainnya. Sehingga tidak banyak menyita waktu untuk merawatnya.

”Banyak kawan-kawan saya saat ini yang mulai mengoleksi tanaman ini. Selain karena keindahannya, harganya juga yang sudah jadi lumayan tinggi. Kalau saya suka yang memiliki dua cabang, makin indah dipandang,” kata alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung ini.

Sementara, hasil penelusuran Rilislampung.id di situs-situs jual beli seperti bukalapak.com dan olx.co.id, harga bonsai kelapa bervariatif. Untuk bahan harganya dimulai ratusan ribu rupiah. Sedangkan yang jadi atau sudah berbentuk indah mencapai jutaan rupiah. Harga juga bergantung dari jenis kelapa yang dijadikan tanaman bonsai.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID