Demi Insentif, Ratusan Guru Rela Antre Berhari-Hari di Bank - RILIS.ID
Demi Insentif, Ratusan Guru Rela Antre Berhari-Hari di Bank
Agus Pamintaher
Rabu | 22/01/2020 13.59 WIB
Demi Insentif, Ratusan Guru Rela Antre Berhari-Hari di Bank
Guru-guru antre menunggu pembuatan rekening mereka di Bank Lampung Cabang Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (22/1/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Agus Pamintaher

RILIS.ID, Lampung Selatan – Ratusan Tenaga Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (Tendik PAUD) dan guru honor SD-SMP di Lampung Selatan mendapat angin segar.

Mereka rela antre berhari-hari untuk membuat rekening di Bank Lampung cabang Kalianda karena akan mendapat insentif dari pemerintah daerah.

Tendik PAUD dari Kecamatan Candipuro, Nuriyah, mengaku sudah tiga hari antre di Bank Lampung Kalianda. Dia tidak sendirian, melainkan datang bersama teman-temannya

"Saya dan teman sudah tiga hari ini bolak balik ke Bank Lampung, tapi belum jadi juga. Bahkan ada juga yang belum dapat nomor antrean sampai sekarang," ujar Nuriyah, Rabu (22/1/2020).

Sri dari Kecamatan Sidomulyo mengutarakan hal sama. Ia sudah tiga kali ke Bank Lampung untuk membuat rekening baru. Yang lama sudah mati dan harus diperbarui lagi. 

"Saya cek rekening lama ternyata mati atau habis isinya. Saya berharap dengan membuat rekening baru bisa dapat insentif dari Pemkab Lamsel," ungkapnya. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamsel, Thomas Amirico, membenarkan jika tendik diharuskan membuat rekening di Bank Lampung. 

Guru honor SD dan SMP juga akan mendapatkan insentif. Namun besaran yang diterima tidak sama karena mereka sebelumnya sudah pernah mendapat insentif.

"Untuk tendik besaran honor Rp100 ribu setiap bulan. Kalau guru honor SD dan SMP, ditambah honornya dari Rp100 ribu menjadi Rp200 ribu per bulan," ujar Thomas.

Tahun depan diupayakan insentif untuk mereka meningkat. Namun ia meminta bersabar karena keterbatasan dana. 

"Itu yang akan kita upayakan untuk menyejahterakan tendik dan guru honor," pungkasnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID