Derita Pengungsi di Gunung Rajabasa: Kelaparan, Kedinginan, dan Kecewa - RILIS.ID
Derita Pengungsi di Gunung Rajabasa: Kelaparan, Kedinginan, dan Kecewa

Senin | 24/12/2018 02.26 WIB
Derita Pengungsi di Gunung Rajabasa: Kelaparan, Kedinginan, dan Kecewa
Para pengungsi di Gunung Rajabasa, tidur di tenda darurat beralaskan tikar. Mereka kelaparan dan kedinginan akibat diguyur hujan sejak Minggu sore. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ M. Amir Syaripudin

RILIS.ID, Lampung Selatan – Selain di Pulau Sebesi, pengungsi yang sudah dua malam tidur di Gunung Rajabasa pascatsunami Sabtu (23/12/2018) mengalami kelaparan dan kedinginan.

Mereka juga mengaku tengah kecewa. Pasalnya, nasi bungkus untuk mengisi perut warga yang kelaparan tak juga datang.

"Tadi siang (Minggu, 24/12/2018, Red) kami dijanjikan akan dikirim 500 nasi bungkus. Tapi hingga kini tidak ada,” keluh Muherwan (41), warga Desa Rajabasa melalui telepon.

Janji tersebut menurut dia disampaikan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Lamsel. Selain itu, pengungsi juga sudah mengajukan permohonan kepada aparatur kecamatan dan perwakilan pemkab yang datang ke lokasi.

Herwan --sapaan akrabnya, juga mengaku kecewa dengan pejabat atau petugas keamanan yang mengunjungi lokasi korban tsunami di Desa Way Muli dan Desa Kunjir.

"Dari pagi saya sudah kordinasi dengan Pak Camat. Sampai semua mobil dinas yang melintas saya setop untuk minta bantuan. Supaya mengunjungi pengungsi,” kesalnya.

Tapi hingga berita diturunkan belum ada satu pun pejabat yang datang ke pengungsian.

”Makanya saya lapor ke media supaya diekspose,” cetusnya.

Senada diungkapkan Ketua  LSM Amakraja, Aruslando. Dia sudah sejak Minggu sore mencari bantuan makanan ke dapur darurat di Desa Way Muli, Rajabasa.

Tapi hasilnya nihil. Padahal permohonan kepada Dinsos dan Camat Rajabasa sudah diajukan. Tak hanya nasi, tapi juga selimut dan penerangan.

”Saya sekarang pasrah dengan keadaan dan kondisi pengungsi yang mengalami kelaparan dan kedinginan,” tuturnya.

Para pengungsi saat ini menempati 30 tenda darurat yang didirikan secara mandiri.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Dulkahar dan Camat Rajabasa Sabtudin belum merespons upaya rilislampung.id mengonfirmasi. (*)

 

 

                            

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID