Di Penghujung Masa Jabatan, Ridho All-Out Membangun Lampung - RILIS.ID
Di Penghujung Masa Jabatan, Ridho All-Out Membangun Lampung
Bayumi Adinata
Selasa | 14/05/2019 22.14 WIB
Di Penghujung Masa Jabatan, Ridho All-Out Membangun Lampung
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo meresmikan kantor baru DPMPTSP, Selasa (14/5/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Tak lama lagi Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengakhiri masa jabatannya pada 2 Juni 2019. Meski begitu, semangatnya membangun provinsi terus menggelora.

Hal itu ia buktikan dengan peresmian kantor baru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) dan merehabilitasi 12 gedung dan fasilitas pelayanan publik, Selasa (14/5/2019).

Masing-masing pembangunan sarana dan prasarana bumi perkemahan; mess perwakilan TNI AU; dan teropong bintang.

Lalu, rumah adat Lampung Barat yang merupakan pembangunan lanjutan; rehabilitasi Tugu Ryacudu; Masjid PKOR Wayhalim Darul Ukhuwah; Masjid Ornamen Lampung Al Ridho Babussalam; dan pembangunan Perpustaan Modern.

Berikutnya, rehabilitasi Museum Lampung; renovasi GOR Saburai; pembangunan Lapangan Panahan dan Lapangan Tembak.

Ridho menjelaskan, kantor DPMPTSP didirikan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan investasi di Lampung. 

"Tapi, mudah bukan berarti bisa digampangkan. DPMPTSP bertanggung jawab terhadap pengendalian perizinan dan pembangunan dari pihak ketiga untuk berinvestasi di Lampung," paparnya. 

Terkait teropong bintang, Ridho memaparkan pembangunan ini merupakan tahap satu dari dua tahap yang direncanakan.

Pembangunan teropong bintang, observatorium, dan planetarium ini dalam rangka mendukung kebijakan strategis Provinsi Lampung di sektor pariwisata.

"Teropong bintang pertama ada di Boscha Bandung dan planetarium di Taman Ismail Marzuki. Sedangkan di Lampung  dibangun teropong bintang terbaik di Asia Tenggara dan planetarium 4D di Tahura Wan Abdul Rahman," ungkapnya.

Untuk pembangunan perpustakaan modern, menurut Ridho, untuk membangun SDM Lampung. Perpustakaan modern mengacu E-Library yang terkoneksi dengan perpustakaan nasional RI.

Selain itu, Ridho menerangkan Pemprov Lampung tengah membangun bumi perkemahan tahap dua di Kotabaru, Lampung Selatan.

Sejauh ini, Provinsi Lampung memiliki bumi perkemahan seluas 60 hektare (ha), lebih luas dari bumi perkemahan nasional di Cibubur yang 50 ha.

Sementara, rehabilitasi Museum Lampung dimaksudkan untuk menciptakan ruang terpuka publik di Rajabasa. Sehingga Lampung akan memiliki empat ruang terbuka umum.

Terpisah, Kepala DPMPTSP Lampung, Fauziah, berharap dengan diresmikan kantor baru ini bisa lebih meningkatkan pelayanan perizinan bagi pengusaha yang ingin berinvestasi.

Apalagi sebelumnya DPMPTSP meraih penghargaan ”Provinsi Potensial Investasi Terbaik” di ajang Indonesia Attractiveness Award untuk keempat kalinya beberapa waktu lalu. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID