Dibantu Warga, DLH Bersih-Bersih Sungai di Enggal - RILIS.ID
Dibantu Warga, DLH Bersih-Bersih Sungai di Enggal
El Shinta
Senin | 09/09/2019 20.18 WIB
Dibantu Warga, DLH Bersih-Bersih Sungai di Enggal
Tim Satgas Sungai membersihkan sampah di Gang Kenari, Enggal, Senin (9/9/2019). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung menerjunkan 30 personel untuk bersih-bersih sungai kota, Senin (9/9/2019).

Satgas yang terdiri dari anggota DLH dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kota Bandarlampung itu dibantu warga sekitar.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH, Ismet Saleh, menjelaskan bersih-bersih menindaklanjuti laporan penumpukan sampah di sungai Jalan Raden Intan Gang Kenari, Pelita, Enggal. 

"Ada 24 personel dari kita ditambah dari UPT jadi 30 orang. Ada juga dari warga RT setempat turut membantu supaya cepat tuntas," kata Ismet. 

Menurutnya, permasalahan sampah di Kota Tapis Berseri merupakan tanggungjawab bersama. Jadi semua pihak harus ikut terlibat. Mulai dari masyarakat, RT, lurah, camat, DLH, dan pemerintah.

"Seperti RT ini, minimal memberi laporan secara bejenjang, ke lurah, lurah ke camat, camat lapor ke kami (DLH). Karena kita tidak tahu kalau ada sampah menumpuk," ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya aksi bersih-bersih ini, masalah sampah di kelurahan Pelita dapat teratasi.

"Ini juga upaya kita untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah di kali," terangnya. 

Untuk penanganan sampah di Bandar Lampung, Ismet mengimbau masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai serta menjaga kebersihan lingkungan setempat.

Sementara itu, Camat Enggal, Samsu Rizal, mengungkapkan pihaknya akan menyiapkan kontainer agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai.

Harapannya, setelah ini permasalahan sampah di sungai dapat diatasi. 

"Kesadaran masyarakat sangat kurang. Ini tugas kita untuk menyadarkannya. Kita juga akan membentuk satgas kebersihan masalah sampah," jelas Samsu.

Permasalahan sampah di sungai, sambungnya, bukan hal yang baru. Sebelumnya sudah pernah terjadi. Namun karena tidak turun hujan, sampah tersebut tidak mengalir.

"Karena ini sedang kemarau sehingga sampah menumpuk di sini, ditambah lagi ada penyempitan sungai," paparnya. 

Pemkot pun telah mengintruksikan DLH untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke TPS. Dan, terus melakukan penyisiran sampah setiap seminggu sekali. (*)
 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID