Didik Terima Pastika Parama di Hari Tanpa Tembakau Sedunia - RILIS.ID
Didik Terima Pastika Parama di Hari Tanpa Tembakau Sedunia
[email protected]
Kamis | 31/05/2018 19.18 WIB
Didik Terima Pastika Parama di Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Sekjen Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo memberikan penghargaan Pastika Parama kepada Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno di Ruang Aula Siwabessy Gedung Prof. Sujudi Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (31/5/2018). FOTO: HUMAS PEMPROV LAMPUNG

RILIS.ID, Bandarlampung – Menteri Kesehatan Nila F.Moeloek menganugerahi Pastika Parama kepada Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dalam gelaran puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Ruang Aula Siwabessy Gedung Prof. Sujudi Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Menkes mengganjar penghargaan ini karena Provinsi Lampung dinilai telah memiliki peraturan daerah dan mengimplementasikan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Menurut Menkes, Lampung termasuk 19 provinsi yang sudah menetapkan KTR di wilayahnya masing-masing melalui perda atau peraturan kepala daerah. Dan ada 309 kabupaten/kota yang telah menetapkan KTR.

“Semua orang berhak terlindungi dari bahaya asap rokok orang Iain. Kementerian Kesehatan bersama dengan sebagian dari pemerintah daerah telah berupaya untuk melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan melindungi masyarakat dari dampak buruk konsumsi hasil tembakau, salah satunya adalah penerbitan peraturan KTR,” ujar Nila Moeloek.

Sementara Pj. Gubernur Lampung menyatakan setiap orang dapat berperan serta dalam mewujudkan tempat dan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari asap rokok, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Peran tersebut diantaranya masyarakat dapat bentuk pengaturan KTR di lingkungan masing-masing sesuai dengan kedudukan dan fungsinya, menyebarluaskan informasi tentang pentingnya KTR dan bahaya rokok, penyampaian saran dan masukan dalam pelaksanaan dan evaluasi kebijakan penyelenggaraan KTR," kata Didik.

Didik memastikan KTR itu meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat kegiatan anak-anak, tempat ibadah, fasilitasi olahraga yang tertutup, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum.

“Ini merupakan bentuk bahwa pemerintah daerah terus berupaya dalam menciptakan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat, serta melindungi setiap orang dari ketergantungan terhadap bahan yang mengandung zat adiktif berupa tembakau,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, penghargaan Pastika Parama juga diberikan kepada Provinsi Bali, Kabupaten Tulangbawang Barat, Pringsewu, Lampung Barat, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Bantaeng, Bintan, dan Kota Probolinggo serta Lubuklinggau. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID