Dilarang Pusat, tapi Lelang Sekretaris KPU Tetap Digelar, Ada Apa? - RILIS.ID
Dilarang Pusat, tapi Lelang Sekretaris KPU Tetap Digelar, Ada Apa?
Taufik Rohman
Selasa | 29/01/2019 19.57 WIB
Dilarang Pusat, tapi Lelang Sekretaris KPU Tetap Digelar, Ada Apa?
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung mengganti beberapa sekretaris KPU kabupaten/kota dinilai tidak tepat dan sarat kepentingan.

Seperti Sekretaris KPU Kota Bandarlampung, KPU Pesawaran, KPU Pesisir Barat, dan KPU Tulangbawang.

”Saya karenanya akan mempertanyakan kepada KPU RI soal ini,” janji anggota DPR RI daerah pemilihan Lampung 2, Henry Yosodiningrat, Selasa (29/1/2019).

Dongah Henry –sapaannya, menilai semestinya KPU menunggu pemilihan umum presiden dan legislatif (pilpres dan pileg) usai.

Terlebih, proses penetapan daftar calon sementara hingga tetap (DCS/DCT) sampai pelaporan dana kampanye tidak ada kendala.

”Sehingga, saya melihat pergantian sekretaris KPU tidak begitu penting dilakukan saat ini,” ungkap Ketua Umum DPP Granat itu.

Mantan Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal juga merasa heran dengan tergesa-gesanya proses lelang jabatan sekretaris KPU diumumkan.

”Saya dengar dari pimpinan KPU Lampung ada surat edaran KPU RI terkait pergantian sekretaris KPU kabupaten/kota untuk ditunda sesudah pileg dan pilpres. Tapi mengapa KPU Lampung ngotot?” cetusnya. ”Bahkan hari ini adalah batas akhir pengumuman lelang jabatan sekretaris KPU,” sambungnya.

Karena itu, dia meminta agar KPU provinsi dan kabupaten/kota menunda sampai selesainya pemilu. Jika tidak hal ini akan mengganggu kinerja penyelenggara khususnya di jajaran ASN. 

"Sepertinya ada kepentingan pihak-pihak tertentu yang dipaksakan oleh komisioner KPU Lampung dalam perekrutan sekretaris KPU tersebut," kata mantan komisioner KPU Lampung yang kini membuka Law Firm Edwin Hanibal Mirzalie (EHM) tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono menepis semua sangkaan tersebut melalui WhatsApp.

"Untuk komentar saya, sabar ya. Besok saya jelaskan jadwalnya. Saya harus mengecek kembali. Proses seleksi ini bukan tiba-tiba," singkatnya. (*)

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID