Dinas TPH Lampung dan Petani Gencar Gropyokan - RILIS.ID
Dinas TPH Lampung dan Petani Gencar Gropyokan
[email protected]
Jumat | 24/08/2018 18.41 WIB
Dinas TPH Lampung dan Petani Gencar Gropyokan
Dinas THP Lampung bersama petani gencar gropyokan tikus. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemprov Lampung melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) menargetkan 4 juta ton lumbung padi yang akan dicapai pada tahun ini.

Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung, Bagiyo Warsito mengatakan bahwa pengendalian hama dan penyakit untuk menjaga target produksi padi.

Bagiyo meminta semua penyuluh pertanian yang bertugas di 15 kabupaten/kota segera melakukan pegerakan pengendalian hama dan penyakit dengan cara memusnahkan hama tikus dan hama wereng pada tanaman padi.

“Jadi kegiatan ini harus banyak di lapangan tidak mengenal jam kerja, termasuk Sabtu dan Minggu. Tim kita diminta selalu bekerja dan mengawasi adanya hama dan penyakit pada tanaman padi dalam menargetkan capaian tersebut,” katanya, Jumat (25/8/2018).

“Selain itu, penyuluh wajib  berkoordinasi dengan kelompok tani setempat agar kegiatan ini bisa berjalan lancar adanya bantuan mereka,” sambung Bagiyo.

Menurut dia, ada tiga kabupaten penghasil padi yang cukup besar di wilayah Lampung yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.

“Untuk itu, kami mengutamakan tiga wilayah tersebut dalam memusnahkan hama dan penyakit pada tanaman padi. Biasanya tanaman padi terdapat hama tikus dan hama wereng,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas TPH Lampung Ediyanto optmistis target capaian produksi padi bisa tercapai pada tahun ini.

“Insya Allah tahun ini target itu akan tercapai, kebutuhan padi akan cukup di Provinsi Lampung,” ucapnya didampingi Sekretaris Dinas TPH Lampung Novalia.

Selain pembasmian hama, Dinas TPH juga sudah mengantisipasi musim kemarau bersama Dinas Pengairan dan Sumber Daya Air.

“Ditambah dengan dukungan pemerintah kabupaten/kota. Sehingga kami optimis bisa mewujudkan target 4 juta ton padi,” ungkapnya. (ADV)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID