Disdag dan Satpol PP Kota Tertibkan PKL - RILIS.ID
Disdag dan Satpol PP Kota Tertibkan PKL
El Shinta
Senin | 08/07/2019 19.50 WIB
Disdag dan Satpol PP Kota Tertibkan PKL
Dinas Perdagangan bersama Satpol PP Bandarlampung menertibkan Pasar Panjang, Senin (8/7/2019). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Dinas Perdagangan (Disdag) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah pasar. Penertiban dilakukan lantaran tak sedikit posisi pedagang yang terkesan semerawut. 

"Ini adalah bentuk pengawasan kita terhadap para pedagang yang berjualan di lokasi parkiran pasar sehingga membuat kepadataan di pasar-pasar tersebut," kata Kadisdag Bandarlampung, Adiansyah saat ditemui di Pasar Panjang, Senin (8/7/2019). 

Menurut dia, sebelumnya pihaknya dan unsur terkait termasuk pedagang di Pasar Panjang, Tugu, dan Gintung telah melakukan kesepakan untuk tidak berjualan di area parkiran.

"Kami ada perjanjian dengan mereka. Jadi pedagang boleh berjualan di area parkir pasar dari pukul 03.00 hingga 07.15 Wib sehingga lahan tersebut dapat digunakan oleh warga yang ingin datang ke pasar dan tidak menimbulkan kepadatan," terangnya. 

Selebihnya, sambung Adi, bila mereka ingin terus menjajaki dagangannya hingga siang, wali kota telah menyiapkan lapak-lapak di area dalam pasar dan tidak dipungut biaya.

Mantan kabag protokol pemkot ini menyebutkan, untuk di Pasar Gintung pihaknya telah memberi batas agar pedagang tidak berjualan pada area yang sudah ditentukan, sedangkan untuk Pasar Tugu dan Pasar Panjang pedagang ingin berjualan hingga siang dipersilakan masuk pasar.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali memberikan sosialisasi kepada pedagang bahkan spanduk himbauan pun sudah kami pasang di area pasar namun sebagian pedagang masih ada yang menawarkan jualannya di area parkir.

"Keinginan mereka berjualan tetap di depan area parkir agar barang yang dijualnya dapat  langsung dilihat pembeli dan laku, tapi bila menimbulkan kemacetan salah juga kita, maka kita carikan solusinya pakai waktu itu, tapi mereka masih saja," ungkapnya. 

Adian mengimbau, agar pedagang mengikuti kesepakatan yang sudah sama-sama dibuat dan apabila masih tidak mengikutinya akan ada teguran dari petugas hingga diberikan pembinaan.

"Setelah kegiatan ini kita akan mengantisipasi dengan melakukan pengawasan dan memberikan pengertian kepada para pedagang," pungkasnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID