Dituduh Berzina dengan Polwan, AKBP Ferdyan Bebas Murni - RILIS.ID
Dituduh Berzina dengan Polwan, AKBP Ferdyan Bebas Murni
Muhammad Iqbal
Senin | 30/04/2018 00.24 WIB
Dituduh Berzina dengan Polwan, AKBP Ferdyan Bebas Murni
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Bandarlampung – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi jaksa penuntut umum dalam kasus perzinahan yang menjerat mantan Kasubdit II Cybercrime Polda Lampung, AKBP Ferdyan Indra Fahmi.

Putusan kasasi bernomor 8/Panmud.Pidana/I/2018 tertanggal 11 Januari 2018 itu berkekuatan hukum tetap alias inkrah. AKBP Ferdyan pun bebas dari segala jeratan hukum.

Pada awal Agustus 2017, perwira menengah yang saat ini bertugas di Polda Papua dijatuhi hukuman tiga bulan percobaan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Ia terbukti melakukan perbuatan zina dengan Ipda Agustina Nilawati. Sang polwan pun diganjar hukuman yang sama.

Tak terima dengan putusan majelis hakim, AKBP Ferdyan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tanjungkarang.

Dalam salinan putusan PT Tanjungkarang bernomor 89/PID/2017/PT TJK tanggal 16 Oktober 2017, terdakwa tidak terbukti bersalah. Giliran jaksa Sabiin yang keberatan dan mengajukan kasasi.

Panitera PN Tanjungkarang Iyus Suryana membenarkan bahwa kasasi jaksa penuntut umum ditolak. Menurutnya, berkas jaksa tidak memenuhi syarat karena ancaman hukuman terdakwa di bawah satu tahun, sehingga berkas dari PT yang dikirimkan ke MA dikembalikan.

“Untuk itu, membebaskan terdakwa dari dakwaan tersebut dan memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya,” katanya kepada Rilislampung.id, Minggu (29/4/2018).

Baik AKBP Ferdyan dan kuasa hukumnya, Adi Brata menyatakan bersyukur atas hasil putusan MA tersebut.

“Alhamdullilah, akhirnya terjawab sudah dengan bukti-bukti yang ada yang telah kita gelar di pengadilan, sehingga adanya keputusan hukum tetap saya terlepas dari tuduhan itu,” ucap Ferdyan.

Sementara Adi Brata belum dapat memastikan apakah akan memperkarakan pihak-pihak yang dianggap telah merugikan nama baik dan karir kliennya.

“Kalau soal itu tentu kami siap untuk menempuh jalur hukum, mau kami sih secepatnya, tapikan kami masih perlu berkordinasi dengan klien kami, guna meminta persetujuan tersebut terlebih dulu, nanti apa kata beliau (AKBP Ferdyan), ya kami siap,” tandasnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID