Doa Istri Terdakwa Narkoba Ini Dikabulkan, Suaminya Lolos Hukuman Mati - RILIS.ID
Doa Istri Terdakwa Narkoba Ini Dikabulkan, Suaminya Lolos Hukuman Mati
Muhammad Iqbal
Kamis | 19/04/2018 20.33 WIB
Doa Istri Terdakwa Narkoba Ini Dikabulkan, Suaminya Lolos Hukuman Mati
Terdakwa Deto Apriyanto dan Aliyus saat mendengarkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (19/4/2018). Foto: RILISLAMPUNG.ID/M.Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Dua terdakwa kasus narkoba yakni Aliyus (37) dan Deto Apriyanto (38), selamat dari hukuman mati. Kedua warga Srengsem Kecamatan Panjang ini dijatuhi hukuman penjara 18 tahun dan 14 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (19/4/2018).

Vonis hakim lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang menuntut kedua terdakwa hukuman 20 tahun bui. Meski dijatuhi hukuman berbeda, Aliyus dan Deto didenda Rp1 miliar subsidair kurungan enam bulan.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim yang diketuai Syari Adamy berkeyakinan terdakwa Deto Apriyanto hanya berperan sebagai sopir Aliyus dan tak ikut melakukan serah terima narkotika jenis sabu seberat 7 kilogram.

Terdakwa Deto juga hanya menemani perjalanan Aliyus mengambil barang haram tersebut. Sementara terdakwa Aliyus dijatuhi hukuman lebih tinggi dua tahun dibanding rekannya.

“Itu karena Aliyus terbukti melakukan permufakatan jahat tindak pidana narkotika sesuai dalam pasal 114 juncto pasal 132 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Ada permufakatan jahat antara ketiga terdakwa. Kesepakatan mengambil dan menerima narkotika golongan satu terpenuhi," kata hakim Syari Adamy saat membacakan putusannya.

Mendengar putusan majelis hakim, istri terdakwa Deto, Yuliana (35) tak kuasa menahan tangis di depan pintu persidangan. Ia terkulai lemas saat melihat menjatuhi vonis untuk suaminya dari luar ruang sidang.

Yuliana tampak melantunkan doa sambil sesekali memeluk ketiga anaknya saat persidangan berlangsung. Doanya pun terjawab. Sang suami lolos dari hukuman mati.

"Saya masih kecewa, tapi daripada (Hukuman) mati, ya jelas lah ini keputusan terbaik. Anak saya ini masih butuh penghidupan, butuh kasih sayang," kata Yuliana terisak dan merasa terzalimi.

Sebelumnya, salah seorang rekan mereka bernama Syahroni sudah lebih dulu divonis 20 tahun penjara. Hakim Syahri Adamy menjelaskan Syahroni yang memberi perintah ke Aliyus untuk mengambil paket sabu 7 kilogram. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID