DPRD Nyatakan Yusuf Kohar Melanggar UU 23 Tahun 2014 - RILIS.ID
DPRD Nyatakan Yusuf Kohar Melanggar UU 23 Tahun 2014
[email protected]
Selasa | 16/10/2018 15.50 WIB
DPRD Nyatakan Yusuf Kohar Melanggar UU 23 Tahun 2014
Sekretaris DPRD Kota Bandarlampung membacakan hasil paripurna. FOTO: HUMAS DPRD

RILIS.ID, Bandarlampung – DPRD Kota Bandarlampung menggelar sidang paripurna atas laporan panitia angket yang dipimpin oleh Ketua DPRD Wiyadi, Selasa (16/10/2018).

Dalam laporannya, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Nu'man Abdi mengatakan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pansus hak angket terbukti bahwa Wakil Wali Kota Bandarlampung M. Yusuf Kohar terbukti melanggar UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahaan Daerah.

“Yusuf Kohar terbukti melanggar pasal 66 ayat 1 huruf a angka 1 yang menyatakan wakil kepala daerah mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah,” kata Nu'man.

Kemudian pasal 67 huruf d yang menyatakan kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah menjaga etika dan norma dalam pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

“Juga terbukti melanggar UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan,” lanjut Nu'man.

Setelah mendengar laporan pansus hak angket dan pendapat fraksi serta wali kota Bandarlampung, DPRD menetapkan hak menyatakan pendapat dan menyatakan Yusuf Kohar dinyatakan melanggar UU 23 Tahun 2014.

Walikota Bandarlampung Herman HN menyatakan menghormati hak menyatakan pendapat DPRD.

“Berkenaan dengan hak menyatakan pendapat atas dugaan pelanggaran yang dilakukan wakil wali kota, kami bependapat apabila itu telah sesuai dengan peraturan dan UU yang berlaku, kami menghargai dan menghormati hak menyatakan pendapat yang disampaikan dewan yang terhormat ini,” kata Herman.

Sementara Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi akan meneruskan pernyataan pendapat DPRD ini kepada Mahkamah Agung dan selanjutnya Mahkamah Agung yang akan menguji pendapat DPRD. (ADV)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID