Duh, 1.457 Pemilih di Lapas Terancam Tak Bisa Nyoblos - RILIS.ID
Duh, 1.457 Pemilih di Lapas Terancam Tak Bisa Nyoblos
[email protected]
Kamis | 21/06/2018 20.37 WIB
Duh, 1.457 Pemilih di Lapas Terancam Tak Bisa Nyoblos
Ketua Divisi Pemutakhiran Data KPU Provinsi Lampung, Handi Muliyaningsih. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman 

RILIS.ID, Bandarlampung – Sebanyak 1.457 pemilih di lembaga pemasyaraatan (lapas) di Provinsi Lampung terancam tidak bisa mengikuti pemilihan gubernur (pilgub) 27 Juni 2018. Pasalnya, identitas yang tidak jelas sehingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) sulit memeriksa apakah mereka sudah masuk daftar pemilih tetap (DPT) atau belum.

”Misalnya namanya tidak nama lengkap sehingga susah untuk dideteksi. Tapi paling tidak saya mau katakan,  tidak mudah untuk mencari penghuni lapas ada di DPT atau tidak. Data 1.457 pemilih di lapas tersebar di 11 kabupaten dari 15 kabupaten/kota di Lampung yang memiliki lapas," jelas Ketua Divisi Pemutakhiran Data KPU Lampung, Handi Muliyaningsih, Kamis (21/6/2018).

Meski begitu, KPU tetap berupaya agar mereka tetap bisa memilih. Caranya adalah pindah pilih dengan mengunakan form A5. Prosedurnya, mereka melapor ke panitia pemungutan suara (PPS) dengan menunjukkan identitas.

"Mereka ada di lapas tidak bisa ke luar. Sedangkan menurut aturannya, pemilih tidak bisa diwakilkan keluarganya. Begitu memang aturan di Peraturan KPU (PKPU)," katanya. 

Batas waktu di PKPU adalah hari sebelum hari H. Tujuannya agar penyelenggara bisa mendistribusikan ke tempat pemunggutan suara (TPS) bagi mereka yang pindah pilih. Itu juga untuk mencegah penumpukan pemilih pada satu TPS karena keterkaitan dengan ketersediaan surat suara. 

Termasuk juga semua form C6 (pemberitahuan memilih) yang tidak terdistribusi sudah harus dikembalikan ke kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Sehingga, KPPS bisa menghitung kira-kira di TPS mana yang tidak bisa memilih atau berkurang pemilihnya," bebernya. 

Menurutnya, TPS bisa dibuatkan di dalam lapas untuk warga binaan yang memenuhi syarat dengan menggunakan keterangan pindah pilih. 

Terpisah, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, mengaku untuk pengawasan pemilih di lapas pihaknya sudah menugaskan pengawas di TPS terdekat di lapas. 

"Dari 15.006 TPS untuk Pilgub Lampung 2018,  enam ada di lapas,” singkat Khoir –sapaan akrab Fatikhatul.  (*)

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID