Eksekusi Tiga Terpidana Mati Macet di Meja Kejagung - RILIS.ID
Eksekusi Tiga Terpidana Mati Macet di Meja Kejagung
Bayumi Adinata
Selasa | 28/08/2018 20.45 WIB
Eksekusi Tiga Terpidana Mati Macet di Meja Kejagung
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Susilo Yustinus. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Pelaksanaan eksekusi terhadap tiga terpidana mati kasus penyalahgunaan narkotika di Lampung mandek di meja Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah menyurati kejagung untuk mengonfirmasi masalah itu. Namun sampai Selasa (28/8/2018) belum ada jawaban.

Tiga terpidana mati itu adalah Leong Kim Ping (43), warga negara Malaysia. Ia melanggar pasal 114 (2) dan 132 UU Narkotika No. 35 tahun 2009 berdasar putusan MA No. 2142KPIDISUS/2012 tanggal 18 Desember 2012.

Kedua, Enrizal alias Buyung bin Sutan (48), warga negara Indonesia. Nasibnya berada di ujung peluru berdasar putusan MA No. 58K/PID SUS/2013 tanggal 19 Februari 2013.

Seorang lagi, Waluyo (45), warga Lampung Barat yang kehidupannya dihentikan lewat putusan MA No. 730 TU/1368K tanggal 20 November 2002.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Susilo Yustinus, berharap kepastian eksekusi segera ditetapkan.

”Mengingat masih ada 18 terpidana mati lagi yang menunggu eksekusi," kata Susilo kepada rilislampung.id, Selasa (28/8/2018).

Namun dia memaklumi jika kejagung berhati-hati sebelum menetapkan tanggal. Susilo menduga mereka masih berkoordinasi dengan eksekutor sesuai standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan.

Untuk nasib 18 terpidana mati lainnya ia akui masih mengambang. Sebab, mereka belum menggunakan hak untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) atau grasi.

Terpisah, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Lampung, Raja Sakti Harahap, mengungkapkan harapan sama.

”Secepatnya sih kalau bisa terlaksana. Karena ya itu tadi, masih ada 18 terpidana mati menunggu proses eksekusi di wilayah hukum Lampung," singkatnya. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID