Festival Krakatau 2019 Dilaunching di Lapangan Saburai - RILIS.ID
Festival Krakatau 2019 Dilaunching di Lapangan Saburai
Bayumi Adinata
Jumat | 23/08/2019 23.59 WIB
Festival Krakatau 2019 Dilaunching di Lapangan Saburai
Peluncuran Festival Krakatau 2019 di Lapangan Saburai, Jumat (23/8/2019) malam. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Festival Krakatau atau kini berubah nama Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019 resmi dibuka di Lapangan Saburai, Bandarlampung, Jumat (23/8/2019) malam.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta Wagub Chusnunia Chalim, Staf Ahli Menteri Pariwisata Hesti Reko Astuti, Ketua DPRD Dedi Afrizal, bupati dan walikota serta Forkopimda, turut memeriahkan peluncuran event tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Pariwisata Hesti Reko Astuti mengatakan LKF merupakan event kalender pariwisata di Kementerian Pariwisata.

"Jadi banyak tokoh yang menginspirasi dan direkomendasikan event ini dari beberapa daftar nama yang masuk kelender pariwisata," ujarnya.

Menurut Hesti, masuknya LKF dalam kalender pariwisata menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Lampung dan wisatawan mancanegara.

"Ini menjadi suatu peluang dalam menggarap pasar untuk memajukan pariwisata di Provinsi Lampung," ujarnya.

Jumlah wisatawan Lampung, lanjut Hesti, mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

"Kenapa saya katakan demikian, sebab pariwisata di Provinsi Lampung banyak yang menarik dan bagus untuk dikunjungi oleh wisatawan," tuturnya.

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengklaim bahwa PT ASDP siap menjadikan Pelabuhan Bakauheni sebagai destinasi wisata.

"Tidak ada lagi kita ke Bakauheni hanya untuk perjalanan saja, nantinya di sana juga digunakan sebagai perjalanan objek wisata," katanya.

Bahkan menurutnya, Pelabuhan Bakauheni akan dibangun hotel berbintang, tempat olahraga dan lain sebagainya. Ia meminta Institut Teknologi Sumatera bersama-sama mempersiapkan infrastrukturnya.

"Sehingga menjadi menarik untuk disinggahi wisatawan asal Jambi, Sumatera Selatan, Jakarta untuk datang ke Provinsi Lampung. Selain ke Pulau Pahawang, Teluk Kiluan dengan adanya lumba-lumba, jadi tidak semua di laut Indonesia mempunyai lumba-lumba," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID