Filosofi Kuda Menurut Tim Pemenangan Mustafa-Aja - RILIS.ID
Filosofi Kuda Menurut Tim Pemenangan Mustafa-Aja
Taufik Rohman
Minggu | 15/04/2018 18.59 WIB
Filosofi Kuda Menurut Tim Pemenangan Mustafa-Aja
Mustafa-Aja melakukan kampanye menggunakan empat ekor kuda di Tugu Adipura, Minggu (15/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Pasangan calon Mustafa dan Ahmad Jajuli (Mustafa-Aja) mungkin satu-satunya peserta Pilgub Lampung yang menggunakan hewan dalam kegiatan politiknya.

Pasangan nomor urut empat ini sudah dua kali melibatkan hewan selama proses kontestasi Pilgub Lampung. Pertama, saat pendaftaran sebagai paslon ke KPU Lampung. Mustafa-Aja naik gajah dan dikawal massa pendukungnya.

Kedua kalinya terjadi hari ini, Minggu (15/4/2018). Sebanyak empat ekor kuda turut dikerahkan untuk memeriahkan kegiatan kampanye paslon yang diusung NasDem, PKS dan Hanura di Tugu Adipura Bandarlampung.

Tampak Ketua Tim Pemenangan Ahmad Mufti Salim, LO (Laison officer) Sidiq Effendi, dan pengurus harian DPW NasDem Lampung Edwin Hanibal serta Yuria Putra Tubarad. Seluruh pendukung juga melakukan aksi mannequin challenge.

“Hari ini kita selain kampanye, juga launching KJ4 untuk masyarakat. Untuk kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, serta jaminan usaha dan kemandirian, kemandirian, ini komitmen tim, dan paslon sudah mengerti ini,” katanya.

Ketua DPW PKS Lampung ini mengungkapkan bahwa keterlibatan kuda dalam kegiatan kampanye sebagai simbol perjuangan. Alasan lainnya agar kegiatan kampanye tidak monoton.

“Kalau kemarin kita daftar pakai gajah, makanya hari ini kita pakai kuda. Kuda adalah simbol perjuangan berani dan tidak mudah lelah, kuda adalah hewan kece, seperti halnya paslon kita," tuturnya.

Selain itu, kuda juga dianggap sebagai hewan yang memiliki daya jelajah tinggi. “Kita buktikan di 27 Juni Mustafa-Aja menang dalam Pilgub lampung," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID