Fokus 2.923 Prajurit TNI Bantu Korban Tsunami Banten-Lampung - RILIS.ID

Fokus 2.923 Prajurit TNI Bantu Korban Tsunami Banten-Lampung
[email protected]
Minggu | 30/12/2018 14.52 WIB
Fokus 2.923 Prajurit TNI Bantu Korban Tsunami Banten-Lampung
Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko saat rapat Koordinasi dengan BMKG soal tsunami Selat Sunda, Sabtu (29/12/2018). FOTO: HUMAS KOREM 043/GATAM

RILIS.ID, Bandarlampung – Pascatsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12/18), jajaran TNI AD dan instansi terkait lainnya masih tetap fokus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi, serta berbagai kegiatan penyokong.

Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan menyampaikan hal itu dalam rilis tertulisnya di  Palembang, Minggu (30/12/18).

Ia menjelaskan, satgas di Bawah Kendali Operasi (BKO) Danrem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko masih berada di lapangan untuk membantu evakuasi korban yang belum ditemukan.

”Juga membersihkan sisa puing-puing bangunan yang rusak, memberi bantuan makanan dan pengobatan kepada masyarakat di pengungsian,” jelasnya.

Tsunami Selat Sunda menimbulkan kerusakan di antaranya 1 puskesmas, 7 hotel, 7 masjid, 6 sekolah, 25 warung kuliner, dan 190 unit perahu.

”Sementara itu, berdasar data yang ada, kerusakan bangunan rumah yaitu 543 unit rusak berat, 70 rusak sedang, dan 97 rusak ringan,” tandas Djohan.

Lulusan Akmil 1996 ini juga menyampaikan data sementara pengungsi di wilayah Lampung hingga hari ke-8 pascatsunami Selat Sunda yang mencapai 7.492 orang dari 36 tempat pengungsian.

Djohan menyampaikan jika dalam beberapa waktu terakhir ini jajarannya lebih fokus kepada upaya penyelamatan dan evakuasi warga di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang beberapa hari sebelumnya terkendala transportasi.

”Termasuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Kasad, Persit (Persatuan Istri Tentara) dan mitra TNI yang dikirim serentak 3 hari lalu, serta berbagai bantuan pihak lainya,” imbuh Djohan.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kapendam II/Swj, dari Pandeglang Danyon Mandala Yudha Kolonel Inf Michael Asmi mengatakan pasukan yang dipimpinnya itu hingga kini masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban serta membantu penyaluran logistik.

”Pasukan dari Yon Mandala Yudha yang diterjunkan saat ini telah mencapai 1 kompi dan di-BKO-kan ke jajaran Korem 064 Maulana Yusuf,” jelas Asmi.

Terkait korban, Asmi mengungkapkan pihaknya telah mengevakuasi korban meninggal sejumlah 54 jenazah.

”Tim kita masih melakukan pencaharian terhadap koran yang masih hilang di Kecamatan Sumur,” ungkap lulusan Akmil 1997 ini.

Sosok yang pernah tampil dalam film Merah Putih Memanggil ini juga menyampaikan, saat ini prajuritnya masih tetap fokus dalam menjalankan tugas bantuan kemanusiaan di wilayah Pandeglang.

Berdasarkan data, pasukan TNI AD yang tergelar di Banten dan Lampung mencapai 2.923 orang. Di antaranya 1.845 orang di-BKO-kan kepada Korem 064/MY di wilayah Banten dan 1.088 orang di Korem 043/Gatam Lampung.

Tidak hanya perkuatan personel saja melainkan juga sarana transportasi truk, helikopter penerbad, dapur lapangan, dan fasilitas rumah sakit lapangan. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID