Herman Groundbreaking Pembangunan Masjid Berornamen Lampung - RILIS.ID
Herman Groundbreaking Pembangunan Masjid Berornamen Lampung
El Shinta
Jumat | 09/08/2019 20.25 WIB
Herman Groundbreaking Pembangunan Masjid Berornamen Lampung
Wali Kota Herman HN melakukan peletakan batu pertama Masjid Al Huda, Jumat (9/8/2019). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Wali Kota Herman HN melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan Masjid Al Huda, Tanjung Agung Raya, Kedamaian, Jumat (9/8/2019). Ia menginstruksikan agar pembangunan masjid rampung pada awal tahun 2020.

"Masjid Al Huda ini akan dibangun dan nantinya menjadi salah satu masjid berornamen Lampung di Kota Bandarlampung," kata Herman.

Ia menjelaskan, untuk anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan ini sebesar Rp 1,5 miliar. Saat ini pemkot sudah menggelontorkan dana sebesar Rp750 juta.

Ia meminta kepada para pekerja untuk mengebut pengerjaan masjid tersebut, sehingga akan bisa digunakan sebelum lebaran Idul Fitri 2020. Akan tetapi dihimbau agar pengerjaan dilakukan secara profesional mengutamakan keindahan.

"Mudah-mudahan masjidnya cepat jadi sebelum bulan puasa, harus jadi sebelum lebaran. Sehingga bisa digunakan untuk solat id," ujar dia.

Masjid seluas 18×12 meter itu, sambung Herman, harus digunakan untuk tempat beribadah sehari hari dan aktivitas kerohanian harus selalu ada.

"Harapannya lebih memakmurkan masjid juga, jangan masjid sudah kita bangun tapi nggak ada aktivitas beribadah. Ibu-ibu pengajian seminggu dua kali pengajian disini, apalagi bulan puasa," terangnya.

Kepala Dinas Sosial, Tole Dailami, mengungkapkan dibangunnya pembangunan masjid berornamen itu merupakan program wali kota sejak awal menjabat.

"Jadi pembangunan masjid ornamen Lampung itu sejak tahun 2011, memang salah satu program unggulan Pak Wali di bidang keagamaan. Dan memang sudah banyak menyumbang jadi perluasan masjid atau pembangunan masjid sekaligus melestarikan kebudayaan kita," ungkap Tole.

Diutarakannya, untuk dana bantuan bagi masjid ornamen sendiri dari pemkot Rp 750 juta, tapi juga ada bantuan dari donatur sumbangan masyarakat. Tadi panitia menyampaikan total sebanyak sekitar Rp 1,5 miliar.

"Bantuan awal untuk masjid ornamen ini, dianggarkan tadinya Rp 500 juta. Kemudian pada tahun 2014 bantuan naik jadi Rp 600 juta dan sejak tahun 2017, pemkot menggelontorkan senilai Rp 750 juta," katanya.

Tole memberitahukan, pembangunan masjid ornamen Lampung tahun ini yang baru mulai dibangun. Tahun ini ada 3 yang pertama di Kedamaian, sementara dua yang sudah persiapan dalam proses administrasi yaitu di Sukarame dan Sukabumi.

"Setiap tahunnya, pemkot menganggarkan 10 masjid namun, kadang-kadang terpenuhi dan kadang-kadang tidak. Karena berdasarkan proposal yang masuk juga karena kan ada persyaratan lahan dan lainnya," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID