Hii... Di Pasar Ini, Ayam Ditusuk Lehernya lalu Dijual
Bayumi Adinata
Kamis, 07/06/2018 20:17
Hii... Di Pasar Ini, Ayam Ditusuk Lehernya lalu Dijual
Kadis Perkebunan dan Peternakan, Dessy Romas, saat sidak di Pasar SMEP, Gintung, Kamis (7/6/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID / Bayumi Adinata 

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandarlampung. Hasilnya ditemukan sejumlah komoditas pangan yang diperdagangkan masih jauh di bawah standar mutu.

Penilaian itu didasarkan pada kualitas produk maupun kebersihan pasar. Limbah misalnya dibuang di sembarang tempat sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan membuat tidak nyaman pembeli. 

Tim gabungan melakukan sidak di Pasar SMEP, Tanjungkarang Barat (TkB) dan Pasar Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat (TkP), Kota Bandarlampung, Kamis (7/6/2018). Tim gabungan menemukan berbagai bahan pangan yang kurang sehat dan terkontaminasi kotoran. 

Dalam sidak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kusnardi; Kadis Perkebunan dan Peternakan, Dessy Romas; dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Jayadi, memimpin petugas dalam pemeriksaan pangan bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung.

Tim gabungan memeriksa bahan pangan seperti daging sapi, ayam, bakso kemasan, dan buah-buahan. Dalam pengawasan keamanan pangan tersebut ditemukan sejumlah pelanggaran yang membuat banyak pasar tersebut patut diperbaiki guna kenyamanan dan keamanan perbelanjaan masyarakat.

Dessy Romas mengatakan terdapat banyak produk ternak yang tidak sehat. Hal ini perlu pembinaan secara terus-menerus kepada pedagang. Masyarakat juga diharapkan lebih waspada, teliti, dan berhati-hati saat berbelanja bahan makanan.

"Ada ayam kemarin, dijual lagi hari ini. Bahkan ada ayam yang pemotongannya dengan ditusuk lehernya, bukan disembelih di Pasar Pasir Gintung. Ini kan sudah tidak memenuhi prosedur pangan yang aman dan halal," sesalnya. (*) 


 

Editor: gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)