HML Promosikan LKF 2019 di D'Monang's Cafe - RILIS.ID
HML Promosikan LKF 2019 di D'Monang's Cafe
Bayumi Adinata
Rabu | 07/08/2019 19.24 WIB
HML Promosikan LKF 2019 di D'Monang's Cafe
Komunitas Himpunan Musisi Lampung (HML) mengelar acara Distortion Night, di D'Monang's Cafe, Selasa (6/8/2019)./FOTO RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata.

RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – Sebagai ajang mempromosikan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019 ke masyarakat pecinta musik, Komunitas Himpunan Musisi Lampung (HML) mengelar acara Distortion Night, di D'Monang's Cafe, Selasa (6/8/2019) tadi malam.

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Lampung Arief Nugroho mengatakan, Distortion Night ini merupakan gagasan dari komunitas Musisi Lampung, sebagai ajang promosi LKF dengan gaya milenial.

”Jadi acara ini digagas oleh kawan-kawan komunitas HML dan D'Monang's Cafe sebagai upaya untuk promosi LKF,” kata dia kepada Rilislampung.id, Rabu (7/8/2019).

Menurutnya, dalam even Distortion Night ini, ada lima band bergenre rock yang tampil menghibur pengunjung, seperti Ivana, Lion King, Putra Bangsa, Jendral Gembel Band, Zep Project.

”Nantinya kelima band ini yang akan mengisi acara puncak LKF, bersama dengan Komunitas HML di tanggal 23 dan 24 Agustus,” ujarnya.

Sementara, mantan Kepala Dinas Pariwisata Budiharto yang saat itu hadir, mengatakan, Lampung Krakatau Festival merupakan salah satu perhelatan kebudayaan unggulan dari Provinsi Lampung. 

Festival yang rutin diadakan setiap tahun ini merupakan parade kebudayaan yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Lampung. Selain itu, perhelatan ini juga menjadi ajang promosi potensi pariwisata yang dimiliki setiap kabupaten dan kota yang ada di Lampung.

Festival yang diramaikan dengan karnaval, atraksi seni tradisional, pameran, dan berbagai lomba ini mulai diadakan sejak tahun 1990. Dalam perjalanannya, terdapat banyak variasi yang dilakukan. Karenanya, dari tahun ke tahun, terdapat perbedaan pada konten acara yang ditampilkan. Bagian acara yang selalu mendapat perhatian besar adalah karnaval karena melibatkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID